Selasa, 21 April 2026

Berita Pemkot Balikpapan

Hadapi Risiko Kebakaran dan Bencana Alam, Kelurahan Karang Rejo di Balikpapan Latih 70 Warga

Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan di tingkat kelurahan wilayah Kota Balikpapan.

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkot Balikpapan
MITIGASI BENCANA BALIKPAPAN - Pelatihan mitigasi bencana di Taman Wisata Tanjung Gading Km 12, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (7/9/2025). Beberapa di antaranya bahkan mencoba langsung menggunakan APAR, sementara yang lain berlatih menutup api dengan kain basah. Sorak dukungan terdengar dari sesama peserta saat simulasi dilakukan. (HO/Pemkot Balikpapan) 

Menurut Budi, kesadaran kolektif sangat penting karena bencana tidak pernah bisa diprediksi.

“Lebih jauh, pelatihan ini bertujuan membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan sekitar. Mari terus tingkatkan kemampuan kita dalam menghadapi bencana dan kejadian tak terduga, agar masyarakat Karang Rejo semakin siap dan tangguh,” pungkasnya.

Baca juga: Wilayah Kabupaten Mahulu Kaltim Masih Rawan Banjir, Sekda Instruksikan Penyusunan Mitigasi Bencana

Sementara itu, perwakilan BPBD Kota Balikpapan yang hadir dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis masyarakat seperti ini sejalan dengan program pemerintah kota.

Apalagi, Balikpapan termasuk daerah dengan potensi kebakaran permukiman yang cukup tinggi serta rawan banjir saat musim hujan.

“Pelatihan semacam ini menjadi penting, karena kesiapsiagaan masyarakat adalah garis pertahanan pertama sebelum tim penyelamat datang. Warga yang sudah dibekali keterampilan dasar akan lebih tenang, tahu apa yang harus dilakukan, dan bisa membantu sesama,” tutur instruktur BPBD.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat serius mengikuti materi, baik saat menerima teori maupun saat praktik memadamkan api.

Beberapa di antaranya bahkan mencoba langsung menggunakan APAR, sementara yang lain berlatih menutup api dengan kain basah. Sorak dukungan terdengar dari sesama peserta saat simulasi dilakukan.

Dengan adanya pelatihan ini, Kelurahan Karang Rejo berharap seluruh unsur masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat, sehingga risiko bencana dapat ditekan seminimal mungkin. (*) 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved