Kamis, 4 Juni 2026

IEE Series Balikpapan 2026 Siap Digelar di BSCC Dome, Hadirkan 80 Exhibitor dari 10 Negara

Dua minggu menuju penyelenggaraan IEE Series Balikpapan 2026, rangkaian pameran industri ini akan hadir pada 10-12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan.

Tayang:
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
HO/IEE Series
IEE SERIES BALIKPAPAN - IEE Series Balikpapan 2026 bakal segera digelar untuk dukung sektor tambang, konstruksi, dan migas di Kawasan Indonesia Timur. Dua minggu menuju penyelenggaraan IEE Series Balikpapan 2026, rangkaian pameran industri ini akan hadir pada 10 Juni hingga 12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua minggu menuju penyelenggaraan IEE Series Balikpapan 2026, rangkaian pameran industri ini akan hadir pada 10 Juni hingga 12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan.

Pada ekspansi regional perdananya ini, Indonesia Energi & Engineering (IEE) Series membawa tiga pameran utamanya:

  • Mining Indonesia;
  • Construction Indonesia
  • dan Oil & Gas Indonesia. 

Kehadiran ketiga pameran berskala internasional ini menyasar langsung untuk lebih dekat dengan kawasan proyek dan hulu aktivitas pertambangan, konstruksi, dan juga migas di Indonesia Timur.

Kehadiran IEE Series di Balikpapan tidak lepas dari semakin aktifnya pergerakan industri di kawasan Kalimantan dan Indonesia Timur dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2024, produksi batu bara Indonesia mencapai rekor tertinggi hingga 836 juta ton dan sebagian besar produksinya masih berasal dari Kalimantan sebagai pusat utama aktivitas tambang nasional. 

Baca juga: Dari Tambang Batu Bara ke Lahan Pangan, Kukar Cetak Petani Muda Modern

Ini menunjukkan peran penting kawasan Balikpapan dan sekitarnya dalam rantai pasok energi global.

Melalui hasil produksi alam kawasan ini, Indonesia menjadi penyumbang setengah dari total ekspor batu bara termal global pada tahun 2025 dan juga merupakan pemasok batu bara terbesar bagi banyak negara pengimpor batu bara terbesar di dunia, termasuk Tiongkok, India, Vietnam, dan Filipina.

Selain itu, posisi pelabuhan Balikpapan sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan membuat kota ini memiliki peran penting dalam distribusi batu bara, alat berat, material industri, hingga operasional kapal tongkang dan kapal tunda yang menopang aktivitas industri di kawasan Indonesia Timur.

Pergerakan industri yang semakin aktif ini juga seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus berjalan dan mendorong pertumbuhan kebutuhan infrastruktur, energi, konstruksi, serta berbagai pendukung di sekitarnya.

Momentum ini membuat banyak pelaku industri melihat kawasan Balikpapan sebagai simpul strategis untuk memperkuat koneksi bisnis dan menyaksikan perkembangan sektor engineering untuk industri tambang, konstruksi, dan migas secara lebih dekat dengan area kerjanya.

Baca juga: Pemerintah Gunakan Skema HPL Transmigrasi untuk 13 Sumur Migas di Dekat IKN

Berbeda dengan pameran industri pada umumnya, penyelenggaraan IEE Series Balikpapan 2026 dirancang untuk menghadirkan interaksi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri di kawasan proyek.

Penyelenggaraan ini juga mendapat dukungan dari berbagai asosiasi industri, di antaranya:

  • PERHAPI (Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia) Kalimantan Timur;
  • ACE (Asosiasi Chief Engineering) Kalimantan Timur;
  • ASPERMIGAS (Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional);
  • ABUPI (Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia);
  • PERTAABI (Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia);
  • hingga ICAN (Indonesia Construction Architecture Network)
20260526_IEESERIES
IEE Series Balikpapan 2026 Segera Digelar, Dukung Sektor Tambang, Konstruksi, dan Migas Secara Lebih Dekat di Kawasan Indonesia Timur.

Menurut Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, momentum pertumbuhan industri di kawasan Indonesia Timur menjadi alasan penting mengapa IEE Series hadir lebih dekat ke Balikpapan tahun ini.

“Kami melihat ini merupakan momentum penting untuk mendorong percepatan aktivitas industri dan proyek strategis yang tengah bergulir di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, IEE Series Balikpapan hadir bukan sekadar membawa pameran ke daerah, tetapi membuka ruang pertemuan yang lebih relevan bagi pelaku industri yang memang sedang aktif di lapangan. Menjelang penyelenggaraan pada 10 Juni nanti, antusiasme dari pelaku industri juga terus meningkat, dan saat ini sudah lebih dari 80 peserta pameran yang memastikan kehadirannya,” ujarnya.

Selama tiga hari penyelenggaraannya, IEE Series Balikpapan 2026 akan menghadirkan lebih dari 80 exhibitor dengan produk dari 10 negara yang bergerak di sektor pertambangan, konstruksi, serta minyak dan gas.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved