Berita Pemkot Balikpapan
Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud Paparkan Program Belajar 13 Tahun di Hadapan Menteri Abdul Mu'ti
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, mengatakan pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, ke Kota Balikpapan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam kegiatan Pagi Ceria dan peresmian revitalisasi satuan pendidikan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Jumat (5/6/2026), Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan sejumlah capaian dan program prioritas di sektor pendidikan.
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, mengatakan pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul.
Karena itu, Pemkot Balikpapan terus berupaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah.
Menurutnya, saat ini Balikpapan tengah mengakselerasi program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan pra-SD.
Program tersebut telah diatur melalui Peraturan Wali Kota Nomor 24 Tahun 2025 sebagai upaya memastikan tidak ada anak yang putus sekolah sejak jenjang prasekolah hingga pendidikan menengah.
Baca juga: Hari Ini Mendikdasmen Abdul Muti di Balikpapan, Berikut Jadwal Acaranya
Rahmad juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk mendukung pelaksanaan program wajib belajar satu tahun prasekolah di Kota Balikpapan.
Selain itu, Balikpapan baru saja menerima penghargaan tingkat nasional atas sinergi dan kolaborasi dengan sekolah swasta dalam pemerataan akses pendidikan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad mengungkapkan Balikpapan juga menerima bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupa revitalisasi gedung satuan pendidikan sebanyak 10 paket pada tahun 2025–2026.
'Pemerintah pusat juga memberikan bantuan digitalisasi pendidikan berupa 423 unit papan interaktif (interactive display), 423 unit laptop, dan 423 unit hard disk eksternal dengan total 1.269 unit perangkat pendukung pembelajaran," kata Rahmad.
Ia menambahkan, sejumlah program pendidikan terus menjadi prioritas Pemkot Balikpapan. Di antaranya program seragam gratis bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP, pembangunan unit sekolah baru, revitalisasi sekolah, hingga kerja sama dengan sekolah swasta dalam pelaksanaan SPMB.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mendikdasmen Kunjungi Balikpapan, Resmikan Revitalisasi Sekolah dan Tanam Mangrove
"Sejak 2022 hingga 2026, Balikpapan telah membangun enam unit SMP baru, satu SD baru, satu PAUD baru, serta melaksanakan sekitar 497 paket revitalisasi atau rehabilitasi sekolah," ujarnya.
Rahmad berharap kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu'ti dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam percepatan digitalisasi pembelajaran serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan agar kualitas pendidikan di Balikpapan semakin maju dan berdaya saing. (dha/ADV Diskominfo Balikpapan)
| SPMB Balikpapan 2026 Gandeng 15 Sekolah Swasta Gratis, Siapkan Kuota 1.300 Siswa Baru |
|
|---|
| Pajak Hotel Menurun, BPPRD Balikpapan Turun Pantau Tingkat Hunian |
|
|---|
| Balikpapan Jadi Pilot Project Digitalisasi Perlinsos, Pendaftaran Dimulai 4 Juni, Libatkan 365 Agen |
|
|---|
| Hari Ini Walikota Kumpulkan Ketua RT se-Balikpapan, Sosialisasikan Digitalisasi Perlindungan Sosial |
|
|---|
| Aksi Walikota Balikpapan saat Hari Lahir Pancasila, Bagikan Bendera Merah Putih di Simpang Sudirman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260605-Walikota-Balikpapan-Rahmad-Masud.jpg)