Kamis, 9 April 2026

Berita Kaltara Terkini

2 Korban Long Boat Tenggelam di Kaltara Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian

Hari ketiga pencarian korban long boat tenggelam di Tana Tidung, tim SAR perluas area penyisiran

TRIBUNKALTARA.COM
DUA KORBAN DICARI - Proses pencarian korban di perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Senin (23/3/2026). Dua korban yang hilang masih dicari tim SAR gabungan. (ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dua korban long boat tenggelam di Tana Tidung.
  • Area pencarian diperluas dengan penyisiran di empat titik koordinat.
  • Satu korban selamat, dua lainnya masih dalam pencarian sejak Sabtu dini hari.

TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua korban kecelakaan kapal long boat yang tenggelam di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Senin (23/3/2026).

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, menyampaikan bahwa pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran guna meningkatkan peluang menemukan korban.

Pencarian diawali dengan briefing pada pukul 06.00 WITA sebelum seluruh tim diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP).

“Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan memperluas area sesuai rencana operasi,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Sebuah long boat yang membawa tiga orang dihantam badai di perairan Tanah Merah hingga akhirnya tenggelam.

Baca juga: Dihantam Badai, Kapal Long Boat Tenggelam di Tana Tidung, 2 Orang Hilang

Informasi kejadian baru diterima Kantor SAR Tarakan pada pukul 16.30 WITA dari pihak keluarga korban, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian.

Dari tiga korban yang merupakan warga Kota Tarakan, satu orang berhasil selamat.

Korban selamat tersebut adalah Mahmud (50), warga Sebengkok, yang kemudian melaporkan kejadian ke Polairud Polda Kalimantan Utara.

Sementara dua korban lainnya, Sudirman (48) warga Jembatan Besi dan Olleng (49) warga Sebengkok, hingga kini masih belum ditemukan.

Penyisiran Diperluas di Empat Titik

Pada hari ketiga ini, tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan menyisir empat titik koordinat utama di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Saksi Ungkap Awal Kebakaran di Loa Janan Ilir Samarinda, Api Diduga Berasal dari Dapur Rumah

Area pencarian membentang dari sekitar 3°21’44” Lintang Utara hingga 3°40’54” Lintang Utara, serta 117°30’8” hingga 117°49’11” Bujur Timur.

Lokasi kejadian sendiri berjarak sekitar 17,47 nautical mile atau sekitar dua jam perjalanan laut dari Kantor SAR Tarakan.

Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran laut menggunakan berbagai armada dan peralatan yang telah disiapkan.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved