Rabu, 6 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Perangi Barang Haram di Perbatasan, Kalapas Nunukan Perkuat Intelijen hingga Tes Urine

Lapas Kelas IIB Nunukan menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran narkotika di Nunukan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
HO/Lapas Nunukan
BARANG HARAM NUNUKAN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Kepala Lapas Nunukan, Donny Setiawan, melakukan langkah proaktif dengan menyambangi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan pada Senin (4/5/2026). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara

Kepala Lapas Nunukan, Donny Setiawan, melakukan langkah proaktif dengan menyambangi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan pada Senin (4/5/2026).

Kunjungan strategis ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan langkah awal untuk menyusun strategi besar dalam "menyapu bersih" peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pertemuan tersebut, Donny Setiawan bersama jajaran BNNK Nunukan membahas berbagai langkah konkret untuk memutus jaringan narkoba yang kerap mencoba menyusup ke balik jeruji besi.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Barang Haram di Api-Api Bontang, 12 Paket Disita

Fokus utama kerja sama ini meliputi tes urine rutin bagi petugas dan warga binaan, peningkatan deteksi dini, hingga pertukaran informasi intelijen.

“Masalah narkoba tidak bisa ditangani secara sektoral atau sendirian. Harus ada kolaborasi yang kuat. Kami ingin Lapas Nunukan benar-benar bersih dari narkoba (Bersinar),” tegas Donny.

Selain memperketat pengawasan, program penyuluhan juga akan digencarkan untuk menutup celah masuknya barang terlarang.

Gayung bersambut, Kepala BNNK Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung penuh upaya Lapas Nunukan, baik dari sisi pencegahan maupun penindakan.

Ia menekankan bahwa posisi Nunukan sebagai wilayah perbatasan sangat rawan menjadi jalur peredaran narkoba internasional.

Baca juga: 2 Pengedar Barang Haram di Tanjung Laut Bontang Dibekuk Polisi, Ada yang Siap Pasarkan 8 Poket

Oleh karena itu, sinergi antarinstansi menjadi senjata utama dalam melakukan pengawasan.

Kata Anton, sinergi ini diharapkan menjadi gebrakan baru yang memberikan dampak nyata bagi keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Nunukan.

"Mempersempit ruang gerak sindikat narkotika di wilayah perbatasan," tegasnya. 

(TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved