Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Nunukan Terkini

Terdengar Ledakan dari Meteran Listrik, Rumah Walet di Nunukan Ludes Terbakar, Rugi Ratusan Juta

Bangunan sarang walet yang sudah produktif menghasilkan sarang di Jalan Dewi Sartika RT 08, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, ludes terbakar.

Tayang:
HO/DISDAMKARMAT NUNUKAN
KEBAKARAN SARANG WALET - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan melakukan pendinginan usai memadamkan kebakaran rumah sarang burung walet di Jalan Dewi Sartika RT 08, Sei Lancang, Kelurahan Nunukan Selatan, Senin (1/6/2026) pagi. Diduga kebakaran dipicu korsleting pada meteran listrik. (HO/DISDAMKARMAT NUNUKAN) 

Ringkasan Berita:
  • Warga mendengar suara ledakan dari arah meteran listrik sebelum api muncul dan membakar bangunan walet di Jalan Dewi Sartika, Nunukan Selatan.
  • Bangunan sarang walet yang sudah produktif hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
  • Tiga armada Damkar Nunukan diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang dari 15 menit sehingga tidak merembet ke permukiman warga.

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – Sebuah bangunan sarang walet yang sudah produktif menghasilkan sarang di Jalan Dewi Sartika RT 08, Kelurahan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Senin (1/6/2026) pagi.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting pada meteran listrik itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelum api membesar, warga sekitar mengaku mendengar suara ledakan cukup keras dari arah bangunan walet milik Ancu (30) tersebut.

Tak lama kemudian, kobaran api muncul dan dengan cepat melahap hampir seluruh bangunan semi permanen berukuran sekitar 4 x 6 meter itu.

Baca juga: Rumah Sarang Walet di Belakang Pasar Maleo Kubar Ludes Terbakar Sabtu Malam

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.00 Wita.

"Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman," kata Wahyudi kepada TribunKaltara.com, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, saat petugas tiba di lokasi, api sudah menguasai sebagian besar bangunan sarang walet tersebut.

"Sebelum petugas datang, warga sempat melakukan pemadaman secara manual, tetapi api terus membesar," ujarnya.

Baca juga: Pilu Warga Nunukan, Gua Sarang Walet Rusak Akibat Kebun Sawit, Tokoh Adat Jadi Tersangka

Kobaran api yang semakin besar sempat membuat warga panik karena lokasi bangunan berada cukup dekat dengan permukiman penduduk.

Sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun tidak berhasil mengendalikan kebakaran.

Untuk mencegah api merembet ke rumah warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan menerjunkan tiga armada pemadam ke lokasi kejadian.

Upaya tersebut membuahkan hasil.

Dalam waktu kurang dari 15 menit, petugas berhasil menjinakkan kobaran api.

Baca juga: 44 Wajib Pajak Terima Penghargaan, Kutim Dorong Pajak Sarang Walet untuk Tingkatkan PAD

"Kurang dari 15 menit api berhasil dipadamkan. Setelah itu dilanjutkan proses pendinginan sekitar 30 menit," jelasnya.

Wahyudi mengungkapkan, rumah warga terdekat hanya berjarak sekitar tujuh meter dari bangunan yang terbakar.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved