Pilkada Bontang 2024
Ini Syarat Pasangan Najirah dan Aswar bisa di Pilkada Bontang
Najirah dan Muhammad Aswar disebut-sebut akan berpasangan di Pilkada Bontang bila syarat dukungan partai terpenuhi
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG - Najirah dan Muhammad Aswar disebut-sebut akan berpasangan di Pilkada Bontang.
Namun, skema ini bisa terealiasi jika syarat dukungan partai terpenuhi.
Pasalnya PDIP dan Gelora yang merupakan tempat bernaung dua figur tersebut, belum cukup syarat untuk mengusung pasangan calon. Minimal butuh tambahan kursi lagi.
Dari informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co, Bakal Calon Walikota Bontang Najirah saat ini gencar membangun komunikasi dengan beberapa partai untuk memastikan langkahnya di Pilkada Bontang, pada November mendatang. NasDem dan PAN tersiar siap memberikan dukungan.
Dikonfirmasi Ketua Tim Penjaringan Bacalon Kepala Daerah DPD NasDem Kota Bontang Muhammad Sahib mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan apa pun yang diambil partainya.
Menurutnya dukungan NasDem ke Najirah-Muhammad Aswar masih sebatas gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenaranya.
Baca juga: Pilkada Bontang, Verifikasi Faktual Bacalon Basri Rase-Chusnul Dhinin Diputuskan Hari ini
Baca juga: Agus Haris Percaya Diri Digandeng Neni Moerniaeni jadi Bakal Calon Wakil Walikota di Pilkada Bontang
"Masih hoax untuk sementara. Soalnya kami di DPD belum dapat surat dari DPP dan, ketua kami (Joni Muslim-red) belum ada juga menyampaikan ke kami," kata Sahib kepada Tribunkaltim.co, Senin (15/7/2024).
Sementara itu, awak media berupaya meminta konfirmasi kepada Ferza Agustia Darma, anak sulung Najirah, namun tidak ada jawaban yang diberikan.
Begitu pun, Ketua DPD Partai Amanan Nasional (PAN) Kota Bontang Ridwan.
Terpisah, Ketua Gelora Kota Bontang Muhammad Aswar yang juga bakal calon wakil wali kota Bontang, tidak membantah informasi yang diterima Tribunkaltim.co.
Ia menjelaskan proses komunikasi dirinya dan Najirah terkait kemungkinan untuk berpasangan memang intens berjalan belakangan ini.
Tetapi belum ada keputusan pasti, apakah paket pasangan ini bisa sampai pendaftaran atau tidak.
Lantaran Aswar mengakui, pun PDI-P yang memiliki 3 kursi dan Gelora 1 kursi di DPRD Bontang berkoalisi, belum cukup syarat untuk mendaftarkan satu pasangan calon.
Baca juga: Pilkada Bontang, Najirah Bertemu Andi Harun, Golkar Umumkan Berkoalisi Gerindra
"Kalau komunikasi soal Pilkada memang intens dilakukan. Tapi belum ada kesimpulan. Karena sampai saat ini belum ada keputusan dari partai," pungkasnya. (*)
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kemungkinan Dimajukan |
|
|---|
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Walikota Terpilih Masih Sesuai Jadwal Tapi Bisa Berubah |
|
|---|
| KPU Sahkan Neni Moerniaeni dan Agus Haris Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih |
|
|---|
| KPU Bontang Tetapkan Neni Moerniaeni-Agus Haris Jadi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih |
|
|---|
| Pilihan Tak Terduga Najirah Usai Kalah Pilkada Bontang 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240715-Bakal-Calon-Walikota-Bontang-Najirah.jpg)