Kamis, 23 April 2026

Berita Kukar Terkini

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Kukar, Fokus Bantu Keluarga Prasejahtera Lanjut Kuliah

Fokus Program Membantu keluarga prasejahtera agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

HO/Prokom
SATU SARJANA - Pemkab Kukar siapkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana, fokus bantu keluarga prasejahtera lanjut kuliah. (HO/Prokom) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Program Satu Keluarga Satu Sarjana Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu terobosan penting dalam bidang pendidikan. 

Program ini bertujuan membantu keluarga prasejahtera agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, sehingga akses pendidikan tinggi tidak lagi menjadi hak eksklusif bagi kalangan tertentu.

Penanggung jawab program adalah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, dengan Kabag Kesra Dendy Irwan Fahriza.

Ia menegaskan bahwa arah kebijakan tahun 2025 lebih difokuskan pada penyusunan regulasi dan kebijakan dasar.

Arah Kebijakan Tahun 2025

  • Fokus pada penyusunan kebijakan dan regulasi
  • Tahap eksekusi masih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya

Baca juga: Program RTKU Terbaik Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Rp150 Juta per RT

“Tahun ini dan tahun yang akan datang lebih kepada kebijakannya, regulasinya,” ujar Dendy Irwan Fahriza

Sasaran utama program ini adalah keluarga prasejahtera yang memiliki potensi akademik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi, sesuai dengan matriks RPJMD Kukar.

Tahapan persiapan meliputi penetapan Perda RPJMD, penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) melalui Peraturan Bupati, serta penguatan dasar hukum pelaksanaan program.

Pendataan calon penerima akan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikoordinasikan dengan Kementerian Bappenas.

Data ini tidak hanya digunakan untuk pendidikan, tetapi juga dapat dimanfaatkan pada sektor lain seperti kesehatan, tenaga kerja, dan transmigrasi.

Target pelaksanaan program direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026, dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan APBD daerah.

“Targetnya tahun depan bisa terlaksana, tinggal menyesuaikan dengan kondisi APBD kita.” tutup Dendy Irwan Fahriza. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved