Berita Nasional Terkini

Jelang Maulid Nabi 2025, Bukan Sekadar Tradisi Ini Tujuan Utama Memperingati Hari Lahir Rasulullah

Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025, umat Islam kembali mempersiapkan diri untuk menyambut momen ini.

Editor: Yara Tahnia
Grafis TribunKaltim.co via Canva
MAULID NABI 2025 - Ilustrasi poster Maulid Nabi 2025 diolah di Canva. Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025, umat Islam di berbagai belahan dunia kembali mempersiapkan diri untuk menyambut salah satu momen paling bersejarah dalam Islam. (Grafis TribunKaltim.co via Canva) 

TRIBUNKALTIM.CO - Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025, umat Islam di berbagai belahan dunia kembali mempersiapkan diri untuk menyambut salah satu momen paling bersejarah dalam Islam.

Maulid Nabi diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awwal dalam penanggalan Hijriah, yang merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW.

Peringatan ini setiap tahunnya diramaikan dengan beragam tradisi khas, termasuk Sekaten sebuah acara budaya bernuansa religius yang rutin diselenggarakan di kota Yogyakarta dan Surakarta.

Tradisi Sekaten umumnya disertai dengan penyelenggaraan pasar malam selama sekitar satu bulan, dan ditutup dengan kirab gunungan dalam acara puncak yang dikenal sebagai Grebeg Maulud.

Baca juga: 10 Rekomendasi Tema Maulid Nabi 2025 yang Inspiratif, Penuh Makna untuk Memeriahkan Kegiatan Sekolah

Kirab ini merupakan simbol penghormatan dan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.

Namun, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar ritual budaya semata.

Di balik seluruh rangkaian kegiatan tersebut, tersimpan makna spiritual yang sangat mendalam.

Lalu, apa sebenarnya esensi utama dari memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini?

Tujuan Maulid Nabi Muhammad SAW

Melansir dari laman Grid.id, secara umum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan untuk:

1. Mengenang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW

2. Meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Rasulullah

3. Menjalankan syariat dan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari

Baca juga: 7 Tradisi Lokal Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Paling Populer di Nusantara

Melalui Maulid Nabi, umat Islam diajak untuk lebih mendalami sosok Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai pemimpin agama, tetapi juga sebagai panutan dalam akhlak dan kehidupan sosial.

Pemahaman terhadap sejarah kelahiran Nabi, perjuangan dakwahnya, serta warisan yang beliau tinggalkan seperti Al-Qur’an merupakan langkah awal dalam menumbuhkan cinta kepada beliau.

Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Dalam memperingati Maulid, umat Islam diingatkan untuk mengamalkan empat akhlak utama Nabi Muhammad SAW, yaitu:

  • Shiddiq (jujur)
  • Amanah (dapat dipercaya)
  • Fathanah (cerdas)
  • Tabligh (menyampaikan kebenaran)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved