Kamis, 28 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Fenomena Langka Hari Ini! Langit Indonesia Dihiasi 6 Planet, Ini Waktu dan Cara Melihatnya

Enam planet tata surya akan tampak berjejer 28 Februari 2026. Fenomena langka ini bisa disaksikan usai Maghrib

Tayang:
TRIBUN KALTIM
FENOMENA PLANET - Gambar planet sejajar yang diolah menggunakan Artificial Intelegence (AI). Enam planet tata surya akan tampak berjejer 28 Februari 2026. Fenomena langka ini bisa disaksikan usai Maghrib. (TRIBUNKALTIM.CO) 

Ringkasan Berita:
  • Enam planet tampak berada di sisi langit yang sama pada 28 Februari 2026.
  • Waktu terbaik pengamatan sekitar 30 menit setelah Matahari terbenam.
  • Venus, Jupiter, dan Saturnus paling mudah dilihat tanpa teleskop.

TRIBUNKALTIM.CO - Fenomena langit langka akan terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026, ketika enam planet tata surya tampak berada di sisi langit yang sama dalam peristiwa yang dikenal sebagai planetary parade. 

Momen ini bertepatan dengan waktu berbuka puasa di Indonesia, sehingga dapat menjadi pengalaman istimewa sambil menunggu adzan Maghrib berkumandang.

Fenomena ini dapat diamati dari berbagai wilayah Indonesia selama kondisi cuaca cerah dan langit tidak tertutup awan tebal.

Meski keenam planet tersebut tidak benar-benar sejajar secara fisik, dari sudut pandang Bumi posisinya akan terlihat seolah-olah membentuk satu garis memanjang dari barat ke timur.

Waktu Terbaik dan Planet yang Terlihat

Momen terbaik untuk pengamatan berlangsung singkat, sekitar 30 menit setelah Matahari terbenam di arah barat. Empat planet, yakni Venus, Merkurius, Saturnus, dan Neptunus, hanya terlihat kurang dari satu jam sebelum tenggelam di cakrawala.

Baca juga: 6 Tips Menyaksikan Gerhana Bulan Total Pada Selasa 3 Maret 2026

Sementara itu, Jupiter dan Uranus dapat diamati di bagian langit berbeda dengan bantuan panduan rasi bintang.

Pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa masyarakat dapat menemukan posisi keenam planet dengan memperhatikan jalur ekliptika, yakni lintasan semu Matahari di langit.

“Cara melihatnya, perhatikan langit pada jalur sekitar matahari terbenam sampai posisi bulan,” jelas Thomas.

Pengamatan dapat dimulai dari arah barat tepat setelah Matahari terbenam, lalu arahkan pandangan mengikuti jalur tersebut hingga ke atas kepala.

Cara Melihat Fenomenanya

Menurut Thomas, Venus, Saturnus, dan Jupiter merupakan tiga planet yang paling mudah diamati dengan mata telanjang. Venus biasanya tampak paling terang dibanding objek di sekitarnya.

Baca juga: Jadwal Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Kaltim, BI Buka SERAMBI Periode 2 via PINTAR

Jupiter dan Saturnus terlihat seperti bintang yang lebih redup namun tetap jelas tanpa alat bantu.

Adapun Merkurius, Uranus, dan Neptunus cenderung lebih redup sehingga memerlukan bantuan teleskop untuk pengamatan yang lebih optimal.

Untuk hasil terbaik, masyarakat disarankan memilih lokasi dengan horizon barat terbuka serta minim polusi cahaya, seperti area lapang atau tempat jauh dari sorotan lampu kota.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved