Sabtu, 25 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Arab Saudi Siap Balas Iran, Jika Wilayahnya Terus Diserang

Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah serangan drone dan rudal yang dikaitkan dengan Iran menargetkan sejumlah negara Teluk.

Istimewa via Tribunnews.com/Al Manar
SERANGAN IRAN - Foto yang diambil dari Al Manar hari Jumat, (20/6/2025), memperlihatkan gedung di Israel rusak karena serangan Iran. Iran mampu melancarkan serangan balasan secara cepat terhadap Amerika Serikat dan Israel meskipun sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan militer. Hal tersebut dimungkinkan berkat doktrin militer yang dikenal sebagai Mosaic Defense atau pertahanan mozaik 

Beberapa laporan menyebut drone Iran juga menargetkan fasilitas militer dan radar yang digunakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah.

Peringatan Arab Saudi

Sementara itu, Arab Saudi memperingatkan Iran agar tidak melanjutkan serangan terhadap wilayahnya, dilansir Reuters.

Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menyampaikan kepada pejabat Iran bahwa Riyadh dapat mempertimbangkan tindakan balasan jika serangan terhadap aset Saudi terus berlanjut, terutama yang menyasar fasilitas energi atau infrastruktur vital.

Menurut sumber diplomatik, Saudi juga menegaskan bahwa mereka tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk serangan Amerika Serikat terhadap Iran.

Namun, Riyadh membuka kemungkinan kerja sama militer dengan Washington jika keamanan nasionalnya terus terancam.

Konflik yang kini memasuki pekan kedua tersebut telah berdampak luas pada stabilitas kawasan.

Serangan rudal dan drone tidak hanya menargetkan Iran dan Israel, tetapi juga menyebar ke negara-negara Teluk seperti Kuwait, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Selain korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, perang ini juga memicu gangguan transportasi udara, lonjakan harga minyak global, serta kekhawatiran akan meluasnya konflik menjadi perang regional yang lebih besar.

Sejumlah negara besar dan organisasi internasional kini mendesak semua pihak untuk menahan diri dan membuka jalur diplomasi guna mencegah konflik Timur Tengah berubah menjadi perang yang lebih luas dan tidak terkendali. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Bilang Bukan Menarget Negara Teluk, Arab Saudi Bersiap Membalas

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved