Hari Kartini 2026
Jejak Hidup Soesalit Djojoadhiningrat, Putra RA Kartini yang Pernah Jadi Jenderal dan Tahanan Rumah
Soesalit Djojoadhiningrat jalani hidup penuh tragedi sejak bayi, jadi yatim piatu hingga tumbuh tanpa sorotan publik.
Pada 1919, ia lulus dari ELS dan melanjutkan ke Hogere Burger School (HBS) di Semarang, kemudian masuk Rechtshoogeschool (RHS) di Batavia—sekolah tinggi hukum bergengsi pada masa kolonial.
Namun, Soesalit hanya menempuh pendidikan hukum selama setahun.
Ia kemudian bekerja sebagai pegawai pamong praja kolonial.
Baca juga: 20 Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 yang Menyentuh Hati dan Link Twibbon Gratis
Dari Polisi Rahasia ke Tentara Sukarela
Soesalit mengambil arah yang mengejutkan ketika Abdulkarnen menawarinya posisi di Politieke Inlichtingen Dienst (PID), yakni polisi rahasia Hindia Belanda.
Tugasnya adalah memata-matai kaum pergerakan nasional dan mengantisipasi spionase asing, termasuk dari Jepang.
Pekerjaan ini membuat batin Soesalit terbelah—di satu sisi ia bekerja untuk pemerintahan kolonial, tapi di sisi lain ia paham bahwa tugasnya justru mengkhianati bangsanya sendiri.
Situasi berubah saat Jepang menguasai Indonesia.
Soesalit meninggalkan PID dan bergabung dengan PETA (Pembela Tanah Air), tentara sukarela bentukan Jepang.
Setelah proklamasi kemerdekaan, Soesalit aktif dalam perjuangan fisik.
Ia pernah menjadi Panglima Divisi III Diponegoro dan bergerilya di Gunung Sumbing saat Agresi Militer Belanda II.
Namun, karier militernya tidak berjalan mulus.
Soesalit yang sempat berpangkat Mayor Jenderal, diturunkan pangkatnya menjadi Kolonel, hingga kemudian dipindahkan ke Kementerian Perhubungan.
Puncak penderitaan Soesalit terjadi pada peristiwa Pemberontakan PKI Madiun 1948.
Baca juga: Wanita Berau Bergowes Ria, Rayakan Hari Kartini Sambil Bersepeda dan Berkebaya
Dalam sebuah dokumen yang disita pemerintah, namanya tercantum sebagai "orang yang diharapkan" oleh kelompok pemberontak.
Pada September 1948, terjadi peristiwa Pemberontakan PKI di Madiun yang menyeret namanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/soesalit-dan-keluarganya.jpg)