Iran Vs Amerika Memanas
Trump Sebut Iran Terpecah, Perdebatan Perang atau Damai Menguat di Teheran
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya soal keretakan internal pemerintah Iran dinilai mulai terbukti.
Sebelumnya, Trump sempat membuat publik terheran-heran dengan menggunakan istilah "Puji Tuhan" saat mengomentari hancurnya infrastruktur militer Iran.
Baca juga: Nasib Iran Ditentukan di London, 30 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz, Pakai Pendekatan Militer?
Namun kini, ia justru menyoroti ketidakmampuan Teheran dalam menjaga soliditas pemerintahan pasca-tewasnya sejumlah petinggi negara tersebut di awal konflik.
Para pengamat internasional menilai langkah Trump ini sebagai strategi "Maximum Pressure" atau tekanan maksimal.
Dengan menyebut pemerintah Iran tidak solid, Washington mencoba mengadu domba faksi-faksi politik di Teheran guna mempercepat runtuhnya perlawanan negara tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ucapan Trump Soal Keretakan di Iran Terbukti, Pejabat Teheran Adu Argumen: Perang atau Damai?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260417_Presiden-AS_Donald-Trump_perang-Iran.jpg)