Senin, 27 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pengamat Duga China Jadi Target Tersembunyi dalam Perang AS–Iran, Begini Analisisnya

China terdampak konflik AS–Iran karena ketergantungan minyak. Selat Hormuz jadi kunci geopolitik global.

Editor: Doan Pardede
HO//IST/Tangkap Layar/Khaberni
SELAT HORMUZ - Lalulintas kapal di Selat Hormuz sebelum blokade militer oleh Iran dampak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran. Selat ini menjadi jalur vital bagi lalulintas kapal pengangkut minyak dari produsen-produsen minyak dunia yang berada di kawasan Timur Tengah. China terdampak konflik AS–Iran karena ketergantungan minyak. Selat Hormuz jadi kunci geopolitik global. 

Jika terjadi:

  • Blokade laut
  • Eskalasi konflik berkepanjangan

Maka dampaknya:

  • China harus membeli minyak lebih mahal
  • Biaya pengiriman dan asuransi melonjak
  • Tekanan ekonomi meningkat

‘China Ingin AS Terjebak di Timur Tengah’

Riboua juga menyoroti dimensi geopolitik yang lebih luas:

“China ingin Amerika terjebak di Timur Tengah. Itu adalah skenario yang sempurna ketika China mempertimbangkan kemungkinan serangan terhadap Taiwan.”

Namun, langkah Iran mempersenjatai Selat Hormuz justru berpotensi merugikan China sendiri.

“Dalam prosesnya, mereka justru merugikan China.”

Seberapa Besar Pengaruh China atas Iran?

Meski menjadi mitra dagang utama Iran, pengaruh China tidak sepenuhnya dominan.

Fakta penting:

  • China–Iran memiliki kerja sama strategis 25 tahun (2021)
  • China membantu Iran menghindari sanksi Barat
  • Namun tidak ada perjanjian pertahanan formal

China bahkan disebut:

  • Menawarkan satelit pengintai komersial
  • Mempertimbangkan pengiriman senjata

Namun, hubungan tetap memiliki batas:

  • Perbedaan budaya dan ideologi
  • Pengaruh China tidak selalu efektif

Contohnya:

  • Iran tetap memblokir kapal China di Selat Hormuz
  • Tidak ada perlakuan khusus bagi Beijing

Artinya, China tidak sepenuhnya bisa mengendalikan Iran.

Baca juga: Perluas Blokade Laut untuk Cegat Kapal Tanker Iran, AS: Kesepakatan Nuklir atau Ekonomi Runtuh

Perkembangan Terbaru: Iran Tawarkan Kesepakatan

Menurut laporan Axios, Iran menawarkan kesepakatan kepada AS melalui mediator Pakistan:

  • Membuka kembali Selat Hormuz
  • Membantu meredakan konflik
  • Menunda pembahasan nuklir

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump disebut akan menggelar rapat penting di Situation Room pada 27 April 2026.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengisyaratkan opsi blokade:

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved