Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Prabowo Kumpulkan Menhan, Panglima TNI, Kapolri, hingga Kepala BIN di Hambalang

Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).

Tayang:
HO//Dok. Tim Media Prabowo
KUMPULKAN MENTERI - Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Tim Media Prabowo) 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).

Pertemuan ini berlangsung secara tertutup dan membahas isu-isu strategis nasional.

Dalam unggahan akun resmi Instagram Presiden, Minggu (3/5/2026) dini hari, terlihat sejumlah pejabat hadir.

Baca juga: Prabowo Janji KPR hingga 40 Tahun untuk Buruh, Cicilan Rumah Dibuat Lebih Ringan

Mereka antara lain:

  1. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
  2. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
  3. Kepala BIN Herindra
  4. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
  5. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita
  6. KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak
  7. KSAL Muhammad Ali

Selain jajaran pertahanan dan keamanan, hadir pula:

  1. Menteri Luar Negeri Sugiono
  2. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
  3. Kepala Bakom Qodari
  4. Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo
  5. Mendikti Saintek Brian Yuliarto
  6. Dirut Pindad Sigit Puji Santosa
  7. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Rapat Terbatas

"Presiden melangsungkan rapat terbatas di Hambalang, Bogor, bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih," tulis @presidenrepublikindonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo membahas perkembangan sejumlah isu strategis.

Baca juga: Pengamat Ragukan Janji-janji Prabowo di Hari Buruh 2026, Sebut Uang Negara Sudah Tergerus

Misalnya seperti sektor pendidikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Kemudian, mereka juga membahas perihal perkembangan program hilirisasi bagi penguatan kepentingan masyarakat.

"Serta aspek pertahanan dan keamanan dalam menjaga stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global," imbuh Presiden Republik Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved