Rabu, 3 Juni 2026

Berita Ekbis Terkini

Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.800 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Harga BBM dan Daya Beli

Pelemahan rupiah mulai dikhawatirkan berdampak ke harga kebutuhan pokok, biaya hidup, hingga daya beli masyarakat kelas menengah.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
KURS RUPIAH MELEMAH - Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (24/1/2024). Pelemahan rupiah mulai dikhawatirkan berdampak ke harga kebutuhan pokok, biaya hidup, hingga daya beli masyarakat kelas menengah. 

Dampaknya mulai terasa pada sektor pelayanan publik seperti pendidikan dan pembangunan daerah yang mengalami keterbatasan pembiayaan.

Menurutnya, program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah sejauh ini belum sepenuhnya mampu menjawab tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat di lapangan.

“Terjadi diskoneksi antara upaya-upaya program yang dilakukan itu dengan krisis yang terjadi,” tuturnya.

Meski demikian, Anton menilai kondisi ini masih dapat diantisipasi apabila pemerintah mampu memperbaiki komunikasi kebijakan ekonomi dan menjaga kepercayaan pasar.

Selain itu, peran Bank Indonesia dinilai penting dalam menjaga stabilitas rupiah melalui pengelolaan cadangan devisa dan kebijakan likuiditas dolar di dalam negeri.

“BI bisa mengintervensi pasar dan menjaga likuiditas dolar agar tekanan terhadap rupiah tidak semakin besar,” pungkas Anton. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 27 Mei 2026 Anjlok Mendekati Rp 18.000, Apa Efeknya?

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved