Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Kemendikdasmen Tanggapi Arahan Prabowo soal Wajib Belajar Bahasa Prancis di Sekolah Indonesia

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron langsung direspons Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO
MATA PELAJARAN - ILUSTRASI. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyatakan pihaknya akan mempelajari serta menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penerapan wajib belajar Bahasa Perancis di sekolah-sekolah Indonesia. (DOK. TRIBUNKALTIM.CO) 

Ringkasan Berita:
  • Wamendikdasmen kaji arahan Presiden Prabowo terkait wajib belajar Bahasa Perancis di sekolah.
  • Prabowo prioritaskan bahasa asing sebagai strategi memperkuat hubungan internasional, termasuk dengan Perancis dan Brasil.

TRIBUNKALTIM.CO - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5/2026) langsung direspons Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyatakan pihaknya akan mempelajari serta menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penerapan wajib belajar Bahasa Perancis di sekolah-sekolah Indonesia.

“Kami akan pelajari dan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” ujar Atip saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Bertemu Macron, Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Pelajaran di RI, Sebelumnya Bahasa Portugis

Atip belum memberikan penjelasan rinci mengenai teknis pelaksanaan kebijakan tersebut.

Arahan Prabowo sebelumnya disampaikan seusai pertemuan dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron di Paris, Kamis (28/5/2026).

“Sekarang, saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar Bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Prancis di masa depan.

Hubungan kedua negara disebutnya berada pada fase terbaik, dengan kerja sama di bidang pertahanan, pendidikan, sains, teknologi, dan investasi.

Baca juga: Soroti Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri, Ekonom sebut harus Diikuti Hasil yang dapat Diukur

Prabowo Pernah Instruksikan Bahasa Portugis Jadi Mapel di Sekolah

Ini bukan kali pertama Prabowo meminta agar anak-anak sekolah diajarkan bahasa asing.

Instruksi serupa pernah disampaikan Prabowo pada Oktober 2025 ketika menjamu Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Jakarta. 

Pada 23 Oktober 2025 lalu, ketika menjamu Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Jakarta, Prabowo lebih dulu menginstruksikan agar Bahasa Portugis dijadikan mata pelajaran di sekolah.

Prabowo menyebutkan, Indonesia dan Brasil ingin mempunyai hubungan yang lebih baik sehingga ia memprioritaskan bahasa Portugis.

"Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting, saya telah memutuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa disiplin pendidikan Indonesia," ujar Prabowo.

Baca juga: Isi Pertemuan Prabowo dengan Macron di Prancis, dari Pendidikan Hingga Kemerdekaan Palestina

Menurut Prabowo, bahasa Portugis kini sama prioritasnya dengan bahasa lain yang sudah lebih dahulu diajarkan di sekolah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved