Minggu, 7 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Penyebab Luka Lebam di Wajah Eks Polisi Anton Kurniawan yang Tewas di Lapas Palangka Raya

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Palangka Raya, Muh Alamsyah Rahman, menjelaskan perihal luka lebam di tubuh Anton saat jenazah diperiksa.

Tayang:
HO//IST/Kompas.com/HO/TribunMedan
TEWAS DI LAPAS - Kolase foto Brigadir Anton Kurniawan Stiyanto, oknum polisi yang tembak mati warga di Kalteng, saat digiring aparat ke mobil tahanan usai mengikuti pelimpahan kasusnya di Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (12/2/2025). Napi seumur hidup Anton Kurniawan sempat diajukan pindah ke Nusa Kambangan, sebelum ditemukan meninggal di Lapas Palangka Raya. 

Ringkasan Berita:
  • Narapidana seumur hidup Anton Kurniawan ditemukan tewas di sel isolasi Lapas Palangka Raya setelah sebelumnya mencoba kabur dengan senjata api.
  • Luka lebam di tubuh Anton dijelaskan pihak lapas sebagai akibat tindakan pelumpuhan saat upaya pelarian berlangsung.
  • DPR RI melalui Bias Layar meminta evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan lapas dan rutan, baik dari sisi personel maupun fasilitas.

TRIBUNKALTIM.CO -  Kasus kematian narapidana kembali mencuat setelah seorang warga binaan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ditemukan meninggal dunia.

Narapidana tersebut adalah Anton Kurniawan, mantan polisi yang dijatuhi hukuman seumur hidup atas kasus penembakan sopir ekspedisi.

Ia ditemukan tewas di sel isolasi pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan menarik perhatian Komisi XIII DPR RI.

Anggota DPR Bias Layar turun langsung ke lapas pada Senin (1/6/2026) untuk meninjau fasilitas serta meminta penjelasan terkait kematian Anton.

Baca juga: 4 Fakta dan Penyebab Eks Polisi Terpidana Seumur Hidup, Anton Kurniawan Tewas di Lapas Palangka Raya

Luka Lebam di Wajah Anton

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Palangka Raya, Muh Alamsyah Rahman, menjelaskan terkait informasi yang beredar perihal luka lebam di wajah Anton saat jenazah diperiksa.

Ia menjelaskan bahwa luka lebam di tubuh Anton muncul akibat upaya pelarian yang dilakukan sepekan sebelumnya. 

Menurutnya, luka lebam itu berasal saat Anton mencoba kabur dari lapas.

Ia sempat dilumpuhkan oleh petugas, sehingga mengalami luka-luka.

Upaya Kabur dari Lapas

Upaya percobaan kabur dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya itu dilakukan Anton pada Sabtu (23/5/2026).

Alamsyah menuturkan, saat itu Anton berupaya melarikan diri menggunakan senjata api.

Napi seumur hidup itu bahkan sempat menodongkan senjata api ke arah petugas yang sedang berjaga.

Ia juga mencoba melepaskan tembakan.

“Saat senjata api ditodongkan ke petugas yang sedang berjaga, senjata api itu ditekan pelatuknya, namun tidak meledak."

"Respons salah satu petugas langsung membanting,” jelas Alamsyah di hadapan Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, melansir TribunKalteng.com.

Baca juga: Eks Polisi Terpidana Seumur Hidup Anton Kurniawan Tewas di Lapas, Rekam Jejak dan Aktivitas Terakhir

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved