Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Respons Tuntutan Mahasiswa, Program MBG Tetap Berjalan dan Akan Dievaluasi
Pemerintah memastikan Program MBG akan tetap dilanjutkan meskipun muncul tuntutan dari sejumlah mahasiswa meminta program dihentikan
Pernyataan pemerintah mengenai keberlanjutan MBG muncul setelah program tersebut menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Aksi tersebut diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa lainnya.
Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah. Salah satu tuntutan yang paling menonjol adalah penghentian Program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), penghentian militerisme di ranah sipil, serta mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul Jawab BEM UI, Istana Nyatakan MBG Tak Akan Disetop
| Peran dan Siasat Para Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi MBG |
|
|---|
| Tersangka Sudah 5 Orang, Kejagung Ungkap 2 Klaster dalam Korupsi MBG |
|
|---|
| Jadi Tersangka Ke-5 Kasus Korupsi MBG, Andri Mulyono Disebut Mark Up Harga Motor Listrik BGN |
|
|---|
| 26 Nama Besar Disebut Sony Sonjaya Terlibat Korupsi MBG, Kejagung: Sedang Kami Teliti dan Cek |
|
|---|
| Jual Beli Titik SPPG, Zulhas: Dari 21.000 Jadi 27.877 Dapur MBG, Picu Pemborosan Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251121_ilustrasi-mbg.jpg)