Iran Vs Amerika Memanas
Perang Timur Tengah Berakhir, AS dan Iran Resmi Capai Kesepakatan Damai
Amerika Serikat dan Iran resmi menyepakati perjanjian perdamaian dan penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon.
Ringkasan Berita:
- Kesepakatan damai AS-Iran tercapai, berakhirnya perang langsung yang berlangsung sejak Februari 2026.
- Selat Hormuz kembali dibuka, memberi dampak besar pada pasokan energi global.
- Ketegangan dengan Israel sempat menghambat proses perdamaian, namun akhirnya tidak menggagalkan penandatanganan perjanjian.
TRIBUNKALTIM.CO - Iran dan Amerika Serikat akhirnya mencapai kesepakatan damai.
Amerika Serikat dan Iran resmi mencapai kesepakatan perdamaian permanen yang mencakup penghentian seluruh operasi militer.
Kesepakatan ini juga berlaku untuk Lebanon.
Perjanjian ini menandai berakhirnya konfrontasi bersenjata langsung antara kedua negara yang telah berlangsung sejak Februari 2026.
Baca juga: Trump Klaim Kesepakatan Damai AS–Iran Ditandatangani Hari Ini, Teheran Tegaskan Belum Final
Pengumuman awal datang dari Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, melalui unggahan di akun media sosial X.
Ia menyebutkan bahwa dokumen resmi akan ditandatangani pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.
Presiden AS Donald Trump kemudian mengonfirmasi kesepakatan tersebut dalam pernyataan pada Minggu (14/6/2026), bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-80.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai," ujarnya, dikutip dari AFP, Senin (15/6/2026).
"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, bersamaan dengan itu, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!" sambungnya.
Tak berselang lama, otoritas pemerintahan Iran turut merilis pernyataan resmi yang menegaskan bahwa kesepakatan yang baru saja diumumkan bersama AS ini menjadi penanda berakhirnya konfrontasi bersenjata secara langsung di antara kedua negara.
Baca juga: Selat Hormuz Segera Dibuka? AS dan Iran Beri Sinyal Positif Menuju Kesepakatan Damai
"Pengakhiran perang secara permanen dan segera telah diumumkan di semua lini, termasuk Lebanon," kata Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi dalam komentar yang disiarkan televisi di Iran.
Sempat Diwarnai Ketegangan dengan Israel
Beberapa jam sebelumnya, Teheran telah bersumpah untuk membalas serangan Israel di Lebanon.
Trump bahkan sempat marah dan menyalahkan Israel karena menunda penandatanganan perjanjian tersebut dengan serangan udara di Beirut.
Dalam wawancara telepon yang penuh kata-kata kasar dengan media berita AS Axios, Trump mengamuk terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Saya sangat marah. Saya sudah memberitahunya," ujarnya.
| Trump Klaim Kesepakatan Damai AS–Iran Ditandatangani Hari Ini, Teheran Tegaskan Belum Final |
|
|---|
| 'Perang Beku' dalam Ketegangan AS-Iran, Analis Timur Tengah: Trump Harus Sadar Taktiknya Gagal |
|
|---|
| Selat Hormuz Segera Dibuka? AS dan Iran Beri Sinyal Positif Menuju Kesepakatan Damai |
|
|---|
| Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli 2026, Iran Siapkan Prosesi Pemakaman dengan Upacara Penghormatan |
|
|---|
| AS dan Iran Bakal Tandatangani Kesepakatan Damai secara Digital, Perang Berakhir Total? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260428_Amerika-Serikat-vs-Iran.jpg)