TOPIK
Pembunuhan Sadis
-
ketika Suherwan tiba di rumah Andi Lala. Kemudian, Andi Lala memukul gunakan alu untuk menumbuk hingga meninggal dunia.
-
Pemerintah Kota Medan akan mengurus semua biaya sekolah Kinara (4), satu-satunya korban selamat ketika terjadinya pembunuhan sadis.
-
Andi Matala alias Andi Lala (35) otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, akhirnya ditangkap.
-
Tidak hanya itu, beredar informasi usai keluar dari penjara, Andi Lala tidak lagi pegang langsung bisnis gadai sepeda motor dan mobil.
-
"Si Bambang itu, pas contohin adegan di dalam mobil dia berdzikir, mas. Subhanallah.. subhnallah, dia sempat bilang maaf ya bu," kata Ati.
-
Tiba-tiba mata Ati tampak melotot, napasnya memburu. Seketika petugas yang sedang merekam jalannya rekonstruksi pada adegan 7 menghentikan adegan.
-
"Kalau rencananya ini tertulis 27 adegan. Tapi ini bisa saja bertambah menyesuaikan kebutuhan," ujar seorang Jaksa Penuntut Umum.
-
Barusan warga yang sedari tadi pagi menunggu spontan menyoraki mobil yang membawa tiga tersangka.
-
Sejumlah polisi dari Polres Balikpapan berkumpul di depan Gang Merpati Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara.
-
Mereka tampak antusias ingin menyaksikan bagaimana sebenarnya proses rekonstruksi pembunuhan tersebut berlangsung.
-
Tersangka Taufik yang menghabisi nyawa Chamim merupakan majikan tempat ia bekerja. Tersangka yang bekerja sehari-hari sebagai pembantu.
-
Upik, pelaku penikaman majikan yang terjadi di Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, saat ini telah diamankan Polsekta Sungai Kunjang, Samarinda.
-
Pelaku diketahui bernama Upik yang tega menikam majikannya (Imron) hingga tewas.
-
Seorang pembunuh sadis yang membuang jasad korbannya ke dalam sumur ditangkap di ibukota Provinsi Kaltim, Kota Samarinda.
-
Kemudian sepuluh hari berselang tersangka membunuh korban kedua menggunakan pisau dapur. Ia membuangnya ke tempat yang sama.
-
"Baru ini tak tenang saya tidur (di sel). Mereka (kedua korban) masuk ke mimpi saya. Wajah mereka kini selalu terbayang," tuturnya.
-
Lalu dengan sadar menempatkan mayat kedua korbannya di tempat yang sama. Kendati pembunuhan dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda.
-
Pelaku membunuh kedua korban di lokasi dan waktu yang berbeda, namun menaruh jasadnya di lokasi yang sama.
-
Akhirnya terungkap misteri kasus penemuan tulang-belulang manusia yang ditemukan di Kilometer 27 Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu.
-
Sedangkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Sangatta adalah M Iraq SH dan I Nengah Gunarta.
-
"Orangnya ramah. Kalau kita tidak negur, dia negur duluan bahkan setiap ada acara di lingkungan, Medi selalu hadir,"
-
Namun, dari informasi yang diterimanya, Agustinawati berpendapat kekerasan dilakukan Ijur lantaran korbannya berteriak.
-
KPAI juga meminta agar masyarakat dapat lebih aktif dalam upaya pencegahan dan perlindungan anak agar kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisir.
-
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko Cahyaning didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharmasena duga ada tiga motif yang mendasari Ijur melakukan tindak pidana
-
Untuk itu kami mengapresiasi kerja keras Kapolres Kutai Timur beserta jajarannya.
-
Keluarga Ijur menolak ditemui dan berkomentar soal kasus pembunuhan yang dilakukan duda berusia 54 tahun itu.
-
Kejadian yang diduga pemerkosaan, pembunuhan dan dilanjutkan pembakaran jasad Azlya itu benar-benar mencoreng nama baik Kecamatan Sangkulirang.
-
Selama ini Azly dikenal dekat dengan sang nenek. Saat orangtuanya kerja, nenek Diah lah yang sehari-hari menemani Azly di rumah
-
Bocah perempuan mungil itu diduga korban pembunuhan Jurjani alias Ijur (54 tahun), tetangganya. Inilah masa pencarian Azly.
-
Azly ditemukan meninggal tepat satu bulan setelah ulang tahunnya yang keempat. Azly berulang tahun pada 10 Juni
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved