Selasa, 19 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki, Dishub Ingin Teras Samarinda Tahap II Jadi Zona Bebas Parkir

Teras Samarinda tahap II dirancang lebih modern dengan konsep pedestrian, integrasi transportasi publik, dan sistem parkir digital

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
TERAS SAMARINDA II - Lokasi pembangunan Teras Samarinda Tahap II di kawasan Pelabuhan Pasar Pagi, yang akan dilengkapi dengan halte angkutan umum, jalur pedestrian, serta akses parkir terpusat di gedung parkir Pasar Pagi, (21/8/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembangunan Teras Samarinda tahap II kini memasuki tahap pembahasan desain yang lebih matang. Rencana ini menjadi bagian dari transformasi wajah baru Kota Samarinda, Kalimantan Timur di tepi Sungai Mahakam.

Untuk diketahui, Teras Samarinda II adalah bagian dari proyek lanjutan revitalisasi kawasan tepian Sungai Mahakam yang digagas oleh Pemerintah Kota Samarinda.

Proyek ini merupakan kelanjutan dari Teras Samarinda tahap pertama yang diresmikan pada 9 September 2024. 

Salah satu usulan penting datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda yang menekankan integrasi transportasi publik, penataan parkir modern, serta penguatan konsep pedestrian yang ramah masyarakat.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa kawasan Teras Samarinda tahap II akan berlokasi di sekitar Dermaga Mahakam Ilir atau Pasar Pagi, yang dinilai strategis sebagai titik pemberangkatan utama angkutan umum massal.

Baca juga: Dinas PUPR Perketat Pengawasan Kontraktor Teras Samarinda untuk Lanjutan Tahap II

Berdasarkan studi kelayakan, dermaga tersebut menjadi pusat jalur trayek, sehingga Dishub mengusulkan pembangunan dua halte besar dengan jalur trayek 1A–1B di sisi kiri, serta 2A–2B di sisi kanan kawasan.

“Dari studi kelayakan angkutan umum massal itu semua daerah asal pemberangkatan kan berawal dari dermaga Pasar Pagi tersebut. Jadi kita buat ada dua halte, trayek 1A 1B dan trayek 2A 2B. Yang di sisi kiri (menghadap jalan raya) yang desain awal dijadikan tempat parkir mobil itu dijadikan halte dijadikan trayek 1A 1B dan di sisi kanan dirancang untuk halte trayek 2A 2B,” ungkap Manalu.

Untuk mendukung mobilitas, Dishub mendorong agar semua parkir kendaraan dialihkan ke gedung parkir Pasar Pagi yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Dengan demikian, area Teras Samarinda tahap II dapat difungsikan sepenuhnya untuk pejalan kaki tanpa keberadaan lahan parkir tambahan.

“Kemudian kita usulkan juga ke Pak Wali agar median jalan dikasih pagar supaya nanti semua masyarakat yang akan berkunjung ke situ parkir di gedung parkir Pasar Pagi. Kemudian kami memperlebar zebra cross-nya sekitar 5 meter agar pengunjung bisa menyeberang ke Teras Samarinda tahap II. Kenapa kita kasih pagar karena memang harus dipasang agar masyarakat tidak parkir sesuka hati mereka,” jelasnya.

Baca juga: Area Parkir di Teras Samarinda Kini Dihidupkan dengan Konsep Food Truck

Ia menilai, pemanfaatan gedung parkir Pasar Pagi memiliki potensi besar, mengingat aktivitas pasar hanya ramai pada pagi hingga sore hari, sedangkan kunjungan ke Teras Samarinda justru meningkat pada sore hingga malam.

Hal ini diyakini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sistem perparkiran.

“Karena kalau hanya digunakan untuk kegiatan jual beli di pasar kan pagi sampai sore saja. Tapi yang mengunjungi Teras Samarinda itu biasa dari sore ke malam hari. Bisa untuk meningkatkan PAD juga di sisi perparkiran di gedung otonom khusus,” tuturnya.

Terkait pengelolaan parkir, Dishub mengusulkan sistem modern berbasis digital, dengan operasional 24 jam penuh.

“Operasional parkir di Pasar Pagi nanti kami usulkan 24 jam dengan operator pihak ketiga. Sistemnya digital seperti di mal. Tarifnya progresif atau tidak nanti akan dibicarakan lagi. Pengelolaannya nanti kita serahkan ke pihak ketiga saja kalau perlu dilelang atau beauty contest,” kata Manalu.

Baca juga: Andi Harun Komitmen Menata Wajah Kota, Tahun ini Teras Samarinda Dibangun hingga Pelabuhan Pelindo

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved