Berita Kaltim Terkini
POPULER KALTIM: Demo di Kaltim, RS Tangani 2 Pendemo Luka Serius, Habib Mahdar Abu Bakar Wafat
Info berita populer di Kaltim. Mulai dari demo di Kaltim, RS tangani 2 pendemo dengan luka serius, Habib Mahdar Abu Bakar wafat, Senin (1/9/2025)
TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar berita populer di Kaltim sejak Senin (1/9.2025) hingga Selasa (2/9/2025).
Mulai dari aksi demonstrasi Kalimantan Timur, Senin (1/9/2025) di kantor DPRD Kaltim.
Meski sempat diwarnai kericuhan, namun unjuk rasa masih bisa dikendalikan aparat keamanan.
Salain itu, berita tentang Rumah Sakit Hermina menangani 2 pendemo usai aksi 1 September 2025 di kantor DPRD kaltim dengan luka serius.
Terakhir kepergian Habib Mahdar Abu Bakar yang wafat, Senin (1/9/2025) menyedot perhatian publik, khususnya warga Balikpapan, Kalimantan Timur.
Baca juga: Kakak-Adik di Garda Politik, Hasanuddin dan Rahmad Mas’ud Redam Demonstran Samarinda dan Balikpapan
1. Hasanuddin Mas'ud Berjanji di Atas Mobil Komando
Aksi demonstrasi serentak mahasiswa di Kota Samarinda, Kalimantan Timur diwarnai kericuhan, Senin (1/9/2025).
Ribuan massa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Aliansi Mahakam mendatangi Gedung DPRD Kaltim di Karang Paci, Samarinda, menuntut 11 poin isu strategis.
Sejak pukul 11.20 Wita, mahasiswa mulai berkumpul di Islamic Centre Samarinda sebelum bergerak menuju gedung dewan.
Mereka datang menggunakan truk, pikap, serta sepeda motor, membawa almamater, bendera lembaga, dan spanduk tuntutan.
Baca juga: RS Hermina Samarinda Rawat 2 Pasien Luka Serius Usai Demo di DPRD Kaltim
Di depan kantor DPRD, massa menyuarakan berbagai isu, di antaranya: menolak RUU KUHAP, menghapus tunjangan mewah DPR, mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, RUU PPRT, dan RUU Masyarakat Adat.
Selain itu, mereka juga menuntut peningkatan kesejahteraan guru-dosen, pemerataan pendidikan di daerah 3T, hingga penghentian kejahatan ekologis dan pertambangan.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, bersama empat anggota dewan sempat menemui massa.
Di atas mobil komando, Hasanuddin berjanji akan menampung aspirasi mahasiswa.
“Kami lagi mendiskusikan agar menulis apa yang disampaikan ke dewan dan akan ditandatangani bersama. Kapolda mewakili yudikatif, Gubernur mewakili eksekutif dan Ketua DPRD mewakili legislatif,” katanya.
“Kami berjanji akan memenuhi tuntutan ini,” lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250902-Berita-populer-Kaltim-2-September-01.jpg)