Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Banjir Kiriman Rendam RT 2 Tani Aman Samarinda, Warga Terpaksa Tinggikan Rumah

Genangan setinggi lutut kembali melumpuhkan aktivitas warga Tani Aman, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG
AKTIVITAS WARGA LUMPUH - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu sore (7/9/2025) kembali melumpuhkan aktivitas warga di RT 2, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir. Genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 20 sentimeter menutup akses sejumlah gang hingga mengganggu kegiatan warga. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu sore (7/9/2025) kembali melumpuhkan aktivitas warga di RT 2, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Genangan air setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 20 sentimeter menutup akses sejumlah gang hingga mengganggu kegiatan warga.

Sebagian kendaraan terpaksa dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari rendaman.

Kondisi ini kerap dialami warga setempat karena wilayah tersebut menjadi langganan banjir.

Baca juga: Walikota Andi Harun Sebut Sodetan Jadi Solusi Banjir di Loa Janan Ilir Samarinda

Agung (43), warga RT 2, menyebut air yang menggenangi pemukiman berasal dari kawasan H.A.M Rifaddin.

Warna cokelat pada air kiriman membuat banjir lebih lama surut.

"Hujan kemarin ini, ini air kiriman. Ini tadi malam 30 cm, ini dua puluh centimeter sudah mulai surut," katanya, Senin (08/09/2025).

Menurutnya, banjir di kawasan itu sebenarnya biasanya tidak bertahan lama.

Baca juga: DLH Samarinda Angkut 224 Ton Sampah Pascabanjir di Loa Janan Ilir Kaltim

Namun, jika terjadi air kiriman, genangan menjadi lebih sulit mengering.

"Sebenarnya di sini itu banjir hanya sebentar, tapi karena air kiriman seperti ini warna coklat makanya lama, karena ini air kiriman," jelasnya.

Sebagai upaya bertahan, warga telah meninggikan rumah masing-masing.

Agung sendiri mengaku sudah tiga kali melakukan penambahan tinggi lantai sejak 2012.

Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Cek Pembangunan Sodetan di Loa Janan Ilir, Bebaskan 6 Lahan

"Di sini sudah banyak rumah ditinggikan, biar aman. Ini sudah tiga kali ditinggikan," katanya.

Sementara itu, warga lain bernama Suparti menuturkan, meluapnya air juga disebabkan folder di kawasan tersebut tidak mampu menampung debit hujan.

"Ada folder dan drainase juga tapi karena air meluap ya jadi seperti ini," ungkapnya.

Warga berharap ada solusi permanen agar genangan air tidak terus menjadi masalah berulang setiap musim hujan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved