Ibu Kota Negara
Bandara Internasional Nusantara IKN Gelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Penerbangan
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Internasional Nusantara di IKN, Kalimantan Timur, menyelenggarakan kampanye keselamatan dan keamanan penerbangan (Safety and Security Campaign) pada Selasa (16/9/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, serta berbagai unsur terkait seperti perwakilan Polres, Dandim 0913 PPU, Babinsa, Babinkamtibmas, pimpinan kelurahan sekitar bandara, dan warga masyarakat setempat.
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat, yang tinggal di sekitar bandara, mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan penerbangan.
Baca juga: Usulan Tambahan Anggaran IKN Rp 14,92 Triliun Ditolak DPR, Kepala OIKN Basuki: Bisa Molor Lagi
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi tentang prosedur keselamatan di bandara, potensi risiko keamanan, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan fasilitas penerbangan.
Bandara Internasional Nusantara merupakan salah satu fasilitas transportasi utama, juga sebagai penunjang IKN. Diperkirakan akan melayani ribuan penumpang setiap bulannya.
Dengan adanya perkembangan lalu lintas penerbangan yang signifikan, kampanye ini menjadi sangat penting sebagai upaya mitigasi risiko keselamatan dan keamanan yang dapat muncul, baik dari aspek teknis operasional maupun ancaman keamanan.
Tim UPBU juga menyampaikan langkah-langkah keamanan yang diterapkan, seperti pemeriksaan ketat di pintu masuk, pengawasan area terbatas, serta koordinasi intensif dengan aparat keamanan terkait.
Materi sosialisasi juga mencakup cara mengenali potensi ancaman serta pentingnya pelaporan cepat terhadap situasi mencurigakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar, menekankan, keselamatan dan keamanan bandara bukan hanya tanggung jawab pengelola bandara, dan aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.
Ia mengajak warga untuk selalu waspada, dan berperan sebagai pengawas lingkungan demi mencegah gangguan, yang dapat membahayakan operasional bandara.
“Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan bandara yang aman, nyaman, dan bebas dari risiko keselamatan,” ujar Sekda Tohar.
Selain UPBU, Polres PPU dan Kodim 0913 PPU turut mendukung kegiatan ini, dengan memberikan materi pengamanan bandara dan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi gangguan.
Para Babinsa dan Babinkamtibmas juga dilibatkan sebagai ujung tombak komunikasi dengan warga dan pelaksana pengawasan di lapangan.
Kampanye ini menjadi bagian dari program berkelanjutan UPBU, dalam menjaga kualitas dan keamanan operasional Bandara Internasional Nusantara.
Ke depan, kegiatan serupa juga akan rutin digelar dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pihak maskapai penerbangan dan pengguna jasa bandara, guna meningkatkan budaya keselamatan dan keamanan secara menyeluruh. (*)
| Perbaikan Jalan IKN PPU Dikebut, BBPJN Kaltim Targetkan Jalur Logistik Lebih Aman |
|
|---|
| Dalam 12 Hari saat Libur Lebaran 2026 Ibu Kota Nusantara Dikunjungi 352 Ribu Wisatawan |
|
|---|
| Staf Khusus OIKN Soroti Penutupan Rumah Makan Tahu Sumedang di Hutan Konservasi Bukit Soeharto |
|
|---|
| APBN Jadi Katalis Pembangunan IKN, Alokasi Dana Tembus Rp10,83 Triliun di 2026 |
|
|---|
| Ribuan ASN Bakal Pindah ke IKN, Target Capai 4.100 Orang hingga 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250916_Sekda-PPU-Tohar.jpg)