Jumat, 8 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Bandara Internasional Nusantara IKN Gelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Penerbangan 

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
HO HUMAS PEMKAB PPU
KESELAMATAN PENERBANGAN - Sekda PPU Tohar saat menghadiri kampanye keselamatan dan keamanan penerbangan (Safety and Security Campaign) pada Selasa (16/9/2025) di Terminal VIP bandara internasional Nusantara. (HO HUMAS PEMKAB PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Internasional Nusantara di IKN, Kalimantan Timur, menyelenggarakan kampanye keselamatan dan keamanan penerbangan (Safety and Security Campaign) pada Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, serta berbagai unsur terkait seperti perwakilan Polres, Dandim 0913 PPU, Babinsa, Babinkamtibmas, pimpinan kelurahan sekitar bandara, dan warga masyarakat setempat.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat, yang tinggal di sekitar bandara, mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan penerbangan.

Baca juga: Usulan Tambahan Anggaran IKN Rp 14,92 Triliun Ditolak DPR, Kepala OIKN Basuki: Bisa Molor Lagi

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi tentang prosedur keselamatan di bandara, potensi risiko keamanan, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan fasilitas penerbangan.

Bandara Internasional Nusantara merupakan salah satu fasilitas transportasi utama, juga sebagai penunjang IKN. Diperkirakan akan melayani ribuan penumpang setiap bulannya.

Dengan adanya perkembangan lalu lintas penerbangan yang signifikan, kampanye ini menjadi sangat penting sebagai upaya mitigasi risiko keselamatan dan keamanan yang dapat muncul, baik dari aspek teknis operasional maupun ancaman keamanan.

Tim UPBU juga menyampaikan langkah-langkah keamanan yang diterapkan, seperti pemeriksaan ketat di pintu masuk, pengawasan area terbatas, serta koordinasi intensif dengan aparat keamanan terkait.

Materi sosialisasi juga mencakup cara mengenali potensi ancaman serta pentingnya pelaporan cepat terhadap situasi mencurigakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar, menekankan, keselamatan dan keamanan bandara bukan hanya tanggung jawab pengelola bandara, dan aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.

Ia mengajak warga untuk selalu waspada, dan berperan sebagai pengawas lingkungan demi mencegah gangguan, yang dapat membahayakan operasional bandara.

“Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan bandara yang aman, nyaman, dan bebas dari risiko keselamatan,” ujar Sekda Tohar.

Selain UPBU, Polres PPU dan Kodim 0913 PPU turut mendukung kegiatan ini, dengan memberikan materi pengamanan bandara dan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi gangguan.

Para Babinsa dan Babinkamtibmas juga dilibatkan sebagai ujung tombak komunikasi dengan warga dan pelaksana pengawasan di lapangan.

Kampanye ini menjadi bagian dari program berkelanjutan UPBU, dalam menjaga kualitas dan keamanan operasional Bandara Internasional Nusantara.

Ke depan, kegiatan serupa juga akan rutin digelar dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pihak maskapai penerbangan dan pengguna jasa bandara, guna meningkatkan budaya keselamatan dan keamanan secara menyeluruh. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved