Rabu, 6 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Orangtua di Samarinda Harap MBG Diperhatikan agar Siswa tak Keracunan

Sejumlah orangtua siswa di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) meminta agar Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih teliti dalam pengelolaannya.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON
PERLU DIPERHATIKAN - Desi dan Refana orangtua murid di Samarinda harap tak ada keracunan pada Makan Bergizi Gratis. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejumlah orangtua siswa di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) meminta agar Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih teliti dalam pengelolaannya. 

Melihat akhir-akhir ini, banyak sekolah mukai dari tingkat bawah hingga atas di berbagai daerah di Indonesia yang menerapkan program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, terjadi keracunan hingga ribuan siswa masuk rumah sakit usai mengkonsumsi MBG. 

Siska Desi, orangtua murid yang anaknya duduk dibangku kelas 6 SD 005 di Samarinda Utara menyampaikan, meski belum ada keluhan dari anaknya soal kualitas MBG di sekolahnya, yang telah dijalankan sejak dua bulan terakhir namun tetap harus menjadi perhatian.

"Yang ditakutkan jangan sampai keracunan seperti yang viral selama ini. Harapannya sih, makanan lebih bergisi lagi dan terjaga kesehatannya lebih heginis lagi," katanya. 

Baca juga: Jamin Keamanan Porsi Menu MBG, SPPG 6 Balikpapan Selatan Bagi 4 Tim untuk Operasional Dapur

Selain Desi, Refana orang tua murid yang ditemui Tribunkaltim.co di SD 005 Samarinda juga menyampaikan hal serupa.

Ia mengatakan anaknya tak pernah alami sakit usai mengkonsumsi MBG, namun sejumlah anak meras bosan dengan menu yang ada, apalagi menu tercium bau tak sedap seperti basi sehingga siswa memilih bawa ke rumah. 

"Kalau sakit sih nggak, cuma anak-anak kurang suka rasanya apalagi kayak telur itu kadang bau, Jadi anak-anak itu pada nggak makan, dibawa pulang," katanya. 

Ia juga menyampaikan agar lebih memprioritaskan keamanan dan kualitas makanan yang sangat penting dalam pemenuhan gizi anak-anak. 

Selain itu ia juga berharap agar para Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, dapat menyediakan variasi menu yang sesuai dengan selera anak-anak.

Baca juga: Meski Ada Isu Keracunan, Siswa SDN 010 Balikpapan Selatan Tetap Antusias Sambut MBG

Hal ini kata dapat membantu meningkatkan kepuasan dan mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan bagi anak-anak 
 
"Kita saran aja sih mas supaya lebih memperhatikan aja makanannya. Paling umum ya mungkin anak-anak yang suka apa gitu, kan bisa request. Karena sudah banyak kan kejadian. Jadi kita takut juga," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved