Jumat, 8 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Bangladesh Dukung IKN Jadi Pusat Diplomasi Baru, Siap Pindahkan Kedutaan ke Ibu Kota Nusantara

Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Md Tarikul Islam, yang melakukan kunjungan kehormatan ke Kantor Otorita IKN

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
HO/OIKN
KUNJUNGI IKN- Kunjungan Dubes Bangladesh Md Tarikul Islam (mengenakan baju batik) ke IKN, nyatakan dukungan dan siap pindahkan kantor kedutaan  (HO/OIKN) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan daya tariknya di mata dunia.

Kali ini, giliran Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Md Tarikul Islam, yang melakukan kunjungan kehormatan ke Kantor Otorita IKN.

Dalam kunjungan, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan IKN, dan rencana pemindahan pusat pemerintahan, termasuk kawasan diplomatik internasional yang ditargetkan mulai aktif pada 2028.

“Kami sangat mendukung proyek ini dan siap pindah ke Nusantara. Apalagi kami mendengar bahwa fasilitas yang disiapkan sangat memadai,” ungkapnya Jumat (3/10/2025).

Tak hanya soal diplomasi, Tarikul juga membuka peluang kerja sama di sektor pertanian.

Baca juga: Kopi Liberika Mulai Ditanam di IKN, Upaya Menuju Pusat Pertanian

“Bangladesh memiliki kekuatan di bidang agro-processing. Kami berharap bisa menjalin kemitraan konkret dengan Indonesia, khususnya dalam pembangunan Nusantara sebagai kota yang mengedepankan ketahanan pangan dan lingkungan,” tambahnya.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, menjelaskan bahwa kawasan khusus untuk perwakilan negara-negara sahabat tengah disiapkan secara serius.

“Kami menyediakan lahan seluas 62,9 hektare yang akan dikembangkan menjadi diplomatic compound," jelasnya.

Menurut Mia, pembangunan kawasan ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri, yang akan menyampaikan detail rencana tersebut kepada semua kedutaan besar negara mitra.

Baca juga: Pemkab Paser Matangkan Konsep Pembangunan Berbasis Smart City, Belajar dari IKN

"Di dalamnya akan ada fasilitas lengkap mulai dari hunian, sekolah, area perdagangan dan jasa, hingga ruang terbuka hijau. Semua dirancang untuk mendukung aktivitas diplomatik secara nyaman dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved