Program Makan Bergizi Gratis
Siswa SMAN 2 Bontang Ogah Santap Program MBG, SPPG Akui Kasus Makanan Basi
Siswa SMAN 2 Bontang ogah santap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akui kasus makanan basi.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Budi menerangkan, penyebab keracunan pangan yang sering ditemukan itu ada 3 yaitu bakteri, virus dan zat kimia.
Bakteri terdiri dari salmonella, escherichia coli, bacillus cereus, staphylococcus aureus, clostridium perfringens, listeria monocytogenes, campylobacter jejuni hingga shigella.
Virus seperti rotavirus dan hepatitis A virus. Serta zat kimia seperti nitrit dan scombrotoxin.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibangun Polri mempunyai alat rapid test yang digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak.
Baca juga: Dinkes SPPG MBG di Balikpapan Belum Memiliki Sertifikat Higien Sanitasi
Hal ini akan diterapkan di SPPG lainnya.
Dadan mengungkap Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test.
Rapid test itu penting untuk menguji makanan.
"Pak Presiden sudah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test yang bisa dilakukan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan," kata Dadan.
Baca juga: Ahli Gizi di SPPG APT Pranoto, Awasi Ketat Distribusi MBG Kutai Timur
Disinilah, Dadan lalu mengungkap SPPG yang dibangun Polri lengkap dengan tersedianya alat rapid test.
Alat rapid test itu, kata Dadan, menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan.
"Ini sudah dilakukan di SPPG yang dibangun oleh Polri," ujar Dadan.
Satu Dapur MBG di Balikpapan Ditutup
Salah satu dapur penyedia makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balikpapan dikabarkan ditutup.
Baca juga: Ahli Gizi di SPPG APT Pranoto, Awasi Ketat Distribusi MBG Kutai Timur
Menurut informasi yang diterima Tribun Kaltim, dapur tersebut beroperasi dalam lingkup hotel bintang tiga yang berlokasi di Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan ada persoalan yang mengarah pada perseteruan dalam hal administratif antara mitra dan SPPG.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250922_menu-mbg.jpg)