Program Makan Bergizi Gratis
Siswa SMAN 2 Bontang Ogah Santap Program MBG, SPPG Akui Kasus Makanan Basi
Siswa SMAN 2 Bontang ogah santap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akui kasus makanan basi.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Dikonfirmasi lebih lanjut, Koordinator Wilayah BGN Balikpapan, Laila Suci, menepis kabar tersebut.
Alih-alih penutupan atau pembekuan, Laila lebih menggunakan istilah penghentian sementara, sehingga tak berlaku permanen.
Baca juga: 8 Fakta Dugaan Keracunan MBG di Sebatik Kaltara, Sekolah Diliburkan, Orangtua Tolak Anak Diberi MBG
"Bukan ditutup, itu sementara berhenti beroperasional karena masih ada masalah internal," bantah Laila, Rabu (1/10/2025).
Namun demikian, Laila tak membeberkan masalah internal yang mengakibatkan penghentian sementara dapur tersebut.
Ia sebatas menerangkan, langkah itu diambil karena perlu proses renovasi sehingga dapur benar-benar proporsional dan layak beroperasi.
Menurutnya, jika dapur tidak memenuhi standar kelayakan, hal itu dikhawatirkan akan memengaruhi kegiatan operasional secara keseluruhan.
Baca juga: 8 Fakta Dugaan Keracunan MBG di Sebatik Kaltara, Sekolah Diliburkan, Orangtua Tolak Anak Diberi MBG
"Dihentikan sementara saja. Dari kejadian itu juga, kami semakin memastikan semuanya berjalan sesuai standar," tegasnya.
Disinggung soal antisipasi kejadian keracunan MBG di daerah lain, Laila menyebut pihaknya memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan pelatihan penjamah makanan dilakukan terlebih dahulu sebelum operasional kembali berjalan.
Upaya ini bertujuan untuk mencegah potensi insiden yang tidak diinginkan seperti kasus keracunan.
Ditanya soal laporan keluhan, dia mengklaim tidak ada laporan dan meyakini semua baik-baik saja.
"Tidak ada (laporan), sejauh ini masih aman semua," kata Laila. (Ridwan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250922_menu-mbg.jpg)