Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Pelatihan Jukir Binaan Tahap Pertama, Langkah Nyata Menuju Program Parkir Berlangganan di Samarinda

Pelatihan juru parkir binaan tahap pertama, langkah nyata menuju parkir berlangganan di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kolase Tribun Kaltim / SINTYA
PELATIHAN JUKIR SAMARINDA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda memberikan pelatihan pelayanan prima kepada juru parkir binaan, sebagai persiapan menuju penerapan skema parkir berlangganan di Kota Samarinda. (HO/HumasDishubSamarinda) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Pelatihan juru parkir binaan tahap pertama yang berlangsung dari 13 sampai 17 Oktober 2025 merupakan langkah nyata menuju program parkir berlangganan di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda mulai mempersiapkan langkah konkret menuju penerapan sistem parkir berlangganan.

Dalam hal ini, pihaknya melaksanakan pelatihan juru parkir binaan gelombang pertama. 

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca juga: Ratusan Bikers Gaspol ke IKN, Meriahkan Kalimantan Bike Week 2025

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) parkir yang profesional, beretika, dan siap menghadapi transformasi menuju sistem parkir modern.

“Pelatihan itu inisiasi kami bekerja sama dengan BPVP Samarinda di bawah Kemenaker. Jadi kami menyampaikan, bisakah dilaksanakan diklat untuk jukir-jukir yang akan menjadi bagian dari jukir parkir berlangganan yang akan dilaunching Pak Wali Kota,” ujar Manalu pada TribunKaltim, Selasa (14/10).

Ia menjelaskan, BPVP Samarinda telah menyetujui dan bahkan mengalokasikan anggaran pelatihan tersebut, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti program secara gratis tanpa dipungut biaya. 

Para peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi setelah menyelesaikan diklat.

Tema pelatihan kali ini adalah “Service Excellent” atau pelayanan prima, yang difokuskan pada peningkatan kemampuan jukir dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Materi yang disampaikan meliputi aturan dalam Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tata cara parkir yang benar, serta etika pelayanan yang mencakup 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun).

“Attitude jukir juga termasuk dari penampilan, tata krama, termasuk pelayanan 5S akan disampaikan juga,” imbuhnya.

Dalam pembukaan pelatihan, Manalu juga menegaskan perubahan paradigma besar yang akan diterapkan dalam sistem parkir baru. 

Para jukir yang nantinya digaji oleh pemerintah tidak lagi diperbolehkan menerima pungutan langsung dari pengguna parkir.

“Karena jukir nanti rencananya akan digaji oleh Pemkot, maka tidak ada lagi menerima retribusi atau pungutan, bahasanya ‘no tips’,” tegasnya.

Gelombang pertama pelatihan diikuti oleh 16 juru parkir binaan dari kawasan Citra Niaga, yang nantinya akan menjadi cikal bakal pelaksana lapangan program parkir berlangganan. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved