Minggu, 26 April 2026

Dampak Tambang di Samboja

Lurah Argosari Sebut Perusahaan Batu Bara Berkomitmen Jamin Kesejahteraan Warga Samboja

PT Singlurus Pratama telah menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan

Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Gregorius Agung Salmon
TAMBANG BATU BARA - Lurah Argosari, Samboja Barat, Kutai kartanegara Antonius. beliau memastikan bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan yang timbul akibat aktivitas tambang. (TribunKaltim.co/Gregorius Agung Salmon) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMBOJA - Kehadiran tambang batu bara PT Singlurus Pratama di Kelurahan Argosari, Samboja, Kutai Kartanegara, disambut baik oleh masyarakat setempat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Antonius, Lurah Argosari, dalam wawancara khusus dengan Tribunkaltim.co pada Jum'at, (17/10/2025) di lokasi kerja PT Singlurus Pratama. 

Antonius menegaskan bahwa perusahaan tambang bernama PT Singlurus Pratama telah menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan, mulai dari perekrutan tenaga kerja lokal, pemberian dana CSR, hingga ganti rugi atas dampak yang ditimbulkan di wilayah Kelurahan Argosari. 

Baca juga: JATAM Kaltim: Tambang Batu Bara Dekat Pemukiman Butuh Ketegasan Pemerintah untuk Tegakkan Aturan

Ia juga menyebutkan masuknya tambang batu bara yang mengerok di wilayah itu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi warganya.

 "Dulu mata pencarian mereka rata-rata bertani, tetapi karena ada perusahaan ini maka rata-rata mereka kerja di perusahaan," katanya. 

Selain itu, dirinya menyebut banyak warga yang kini bisa berjualan dan menyewakan rumahnya sebagai kos-kosan bagi para pekerja tambang, sehingga meningkatkan ekonomi lokal.

"Jadi begitu banyak hal positif yang diterima oleh masyarakat dengan hadirnya perusahaan," tambahnya.

Disinggung soal berbagi dampak yang dihadapi warga Kelurahan Argosari Lurah itu 
dengan tegas ia menyampaikan bahwa perusahaan telah bergerak cepat dalam penanganan insiden.

Ia mencontohkan, saat terjadi musibah longsor jalan penghubung antara RT 1 dan RT 5 beberapawaktu lalu, pihak perusahaan langsung berkomunikasi dan mengadakan rapat guna menindaklanjuti.

"Begitu terjadi sore ini langsung kami komunikasi besok dengan kami rapat mereka ada tiga komitmen," ujarnya. 

Tiga komitmen dari hasil pertemuan itu adalah kesanggupan perusahaan untuk menanggung jawab penuh semua dampak yang terjadi, baik pada aset pemerintah maupun aset perorangan.

Kemudian telah membuat Tim perencanaan pembangunan dampak tambang di wilayah Argosari yang mana tim itu terdiri dari Kecamatan, Polsek, Koramil, Kelurahan dan lembaga dibawa naungan Kelurahan serta perwakilan masyarakat dan juga Manajemen PT Singlurus Pratama.

Kegiatan yang dilakukan tim tersebut mulai percepatan penanganan longsor hingga hingga pendataan kebun warga, rumah dan lain untuk diganti oleh Perusahaan. 

"Semua yang terjadi ini akan ditanggung jawab penuh oleh perusahaan," tegasnya. 

Sebelum memulai operasi, PT Seng Lurus Pratama juga telah mengadakan sosialisasi kepada para Ketua RT dan masyarakat. Ia menyebut, sosialisasi tersebut mencakup rencana kegiatan dan rekrutmen tenaga kerja. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved