Senin, 11 Mei 2026

Dampak Tambang di Samboja

Warga di Samboja Barat Terdampak Tambang Batu Bara, Alasan 2 Lurah Dinilai Lebih Bela Perusahaan

Warga di Samboja Barat terdampak tambang batu bara. Alasan 2 Lurah dinilai lebih membela perusahaan

Tayang:
Warga di Samboja Barat Terdampak Tambang Batu Bara, Alasan 2 Lurah Dinilai Lebih Bela Perusahaan - 20251016_Samboja-Barat_Kukar_PT-Singlurus-Pratama_tambang-batu-bara-dikeluhkan_2.jpg
TribunKaltim.co/Zainul
TAMBANG SAMBOJA DIKELUHKAN - Penampakan lokasi tambang PT Singlurus Pratama di Kelurahan Argosasi, Kecamatan Samboja Barat, Kabupatei Kutai Kartanegara (Kukar). Foto diambil, Kamis (16/10/2025). Warga di Samboja Barat terdampak tambang batu bara. Alasan 2 Lurah dinilai lebih membela perusahaan. (TribunKaltim.co/Zainul)
Warga di Samboja Barat Terdampak Tambang Batu Bara, Alasan 2 Lurah Dinilai Lebih Bela Perusahaan - 20251015_aktivitas-tambang-batu-bara-dihentikan_PT-Singlurus-Pratama_Dinas-ESDM-Kaltim_Kukar.jpg
HO/Efen Warga Argosari Samboja Barat
TAMBANG SAMBOJA DIKELUHKAN - Penampakan tambang batu bara PT Singlurus Pratama di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman warga. Warga di Samboja Barat terdampak tambang batu bara. Alasan 2 Lurah dinilai lebih membela perusahaan.(HO/Efen Warga Argosari Samboja Barat)

Ringkasan Berita:
  • Warga di Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluhkan dampak tambang batu bara di sekitar permukimannya.
  • Sejumlah warga memilih menggandeng kuasa hukum demi memperjuangkan haknya yang belum dipenuhi perusahaan
  • Lurah dinilai lebih membela perusahaan ketimbang warganya
  • Sementara Lurah menyatakan telah melakukan mediasi antara warga dan perusahaan 

 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMBOJA - Warga di Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluhkan dampak tambang batu bara di lingkungannya mulai dari rumah yang retak, kebun rusak hingga konflik lahan.

Bahkan dengan berbagai keluhannya, warga di Kecamatan Samboja Barat ini meminta pendampingan hukum agar bisa mendapatkan haknya dari perusahaan yang beroperasi di wilayah permukimannya.

Warga di Kecamatan Samboja Barat ini merasa tidak diperhatikan oleh dua lurah yang memimpin di wilayahnya mereka.

Dua Lurah di Kecamatan Samboja Barat dinilai lebih membela perusahaan ketimbang warga. 

Baca juga: 4 Warga Samboja Kukar Gugat Tambang Batu Bara, Tuntut Keadilan hingga DPR RI

Paulinus Dugis, kuasa hukum 4 warga Kelurahan Argosari dan Amborawang Darat menilai lurah tersebut "tutup mata" terhadap penderitaan warga yang menjadi korban dampak pertambangan.

Menurutnya, sudah banyak warga Argosari dan juga Amborawang yang menjadi korban, tetapi lurah justru mengeluarkan pernyataan yang seolah membela perusahaan.

"Lurah (Argosari) seperti ini harus diganti karena tidak peka terhadap masyarakat," tegas Paulinus.

Paulinus mengungkapkan kekecewaannya karena lurah dinilai lebih mewakili perusahaan ketimbang warganya sendiri. 

"Dia statement berkomitmen, seolah itu perusahaan. Padahal, di lapangan, banyak bukti kerusakan dan kerugian yang dialami warga," jelas Paulinus.

Dari hasil peninjauannya di lapangan terhadap lokasi lahan milik klinenya, menemukan banyak kerusakan akibat aktivitas perusahaan pertambangan bernama PT Singlurus Pratama

"Banyak warga yang mengalami kerugian, tetapi lurah justru berkomitmen dengan perusahaan," tambahnya.

Ganti Rugi tak Kunjung Terealisasi

Sorotan tajam juga diberikan terkait janji ganti rugi yang tidak terealisasi.

Paulinus mencontohkan kasus Pak Ahmad warga Amborawang yang lahannya sudah dibabat habis dan lahan Pak Selamet yang terdampak hingga perkebunan hancur akibat limbah tambang.

Selain itu juga, dua warga Argosari yaitu pak Kharun yang rumahnya mau roboh dan longsor dan seorang ibu bernama Paniyem yang mana separuh lahannya sudah dibabat habis.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved