Kamis, 30 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Teras Samarinda Tahap Dua Dikebut, PUPR Pecah Proyek Jadi 4 Segmen Agar Cepat Selesai

Pembagian proyek Teras Samarinda menjadi 4 segmen dilakukan agar pekerjaan bisa dilaksanakan secara paralel dan tidak bergantung pada satu kontraktor

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
TERAS SAMARINDA -  Pekerjaan pembangunan Teras Samarinda tahap dua terus dikebut di kawasan Dermaga Mahakam Ilir hingga sekitar Kantor Pos dan eks Terminal C. Proyek ini mencakup empat segmen utama yang meliputi pedestrian di atas sungai, revitalisasi dermaga, hingga pembangunan drainase dan ruang publik di tepian Sungai Mahakam. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA — Progres pembangunan Teras Samarinda tahap dua terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, menyebutkan bahwa pekerjaan di empat segmen proyek tersebut kini telah mencapai lebih dari 60 hingga 70 persen.

Menurutnya, pembagian proyek menjadi empat segmen dilakukan agar pekerjaan bisa dilaksanakan secara paralel dan tidak bergantung pada satu kontraktor.

Dengan cara ini, proses pembangunan dapat berjalan serentak dan lebih efisien.

“Kalau dilakukan oleh satu perusahaan saja tentu berbeda. Karena itu kita bagi agar bisa dikerjakan bersamaan,” ujarnya.

Meski demikian, Desy mengakui segmen yang berada di depan Kantor Gubernur Kaltim atau Teras Samarinda tahap pertama sempat menghadapi tantangan besar.

Baca juga: Teras Samarinda Tahap II, Andi Harun Pastikan Area Bebas Parkir, Siapkan Halte Bus Terintegrasi

Pasalnya, konstruksi tersebut merupakan pekerjaan dengan jenis baru, yakni pembangunan struktur di atas permukaan sungai.

“Kalau pekerjaan biasa itu bangunan struktur dermaga. Tapi di segmen 1 ini ada pembuatan taman juga, jadi tidak dikejar-kejar. Semua tetap mengikuti master plan awal,” jelasnya.

Desy menambahkan, secara umum tidak ada perubahan besar dalam desain empat segmen yang ada, kecuali pada segmen empat yang mengalami sedikit penyesuaian berdasarkan permintaan Dinas Perhubungan.

Kata Desy, penyesuaian tersebut dilakukan terkait dengan rencana pengembangan angkutan massal.

“Selain itu, tidak ada perubahan signifikan. Semua masih mengacu pada desain awal infrastruktur,” tegasnya.

Sebelumnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Teras Samarinda Tahap Dua, Ilhamsyah, menjelaskan bahwa strategi pemecahan kontrak ke dalam empat segmen merupakan langkah untuk mempercepat penyelesaian proyek.

Ia merinci, segmen 1 memiliki nilai kontrak sekitar Rp 48 miliar, segmen 2 dan 3 masing-masing Rp 21 miliar, sementara segmen 4 sebesar Rp 24 miliar.

“Jadi memang dipecah agar pengerjaannya paralel dan target selesai lebih cepat,” tuturnya.

Segmen 1 difokuskan pada pembangunan pedestrian di atas sungai sepanjang 300 meter, menyambung dari area tahap pertama hingga kawasan Kantor Pos dan eks Terminal C. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved