Berita Samarinda Terkini
Teras Samarinda Tahap Dua Dikebut, PUPR Pecah Proyek Jadi 4 Segmen Agar Cepat Selesai
Pembagian proyek Teras Samarinda menjadi 4 segmen dilakukan agar pekerjaan bisa dilaksanakan secara paralel dan tidak bergantung pada satu kontraktor
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA — Progres pembangunan Teras Samarinda tahap dua terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, menyebutkan bahwa pekerjaan di empat segmen proyek tersebut kini telah mencapai lebih dari 60 hingga 70 persen.
Menurutnya, pembagian proyek menjadi empat segmen dilakukan agar pekerjaan bisa dilaksanakan secara paralel dan tidak bergantung pada satu kontraktor.
Dengan cara ini, proses pembangunan dapat berjalan serentak dan lebih efisien.
“Kalau dilakukan oleh satu perusahaan saja tentu berbeda. Karena itu kita bagi agar bisa dikerjakan bersamaan,” ujarnya.
Meski demikian, Desy mengakui segmen yang berada di depan Kantor Gubernur Kaltim atau Teras Samarinda tahap pertama sempat menghadapi tantangan besar.
Baca juga: Teras Samarinda Tahap II, Andi Harun Pastikan Area Bebas Parkir, Siapkan Halte Bus Terintegrasi
Pasalnya, konstruksi tersebut merupakan pekerjaan dengan jenis baru, yakni pembangunan struktur di atas permukaan sungai.
“Kalau pekerjaan biasa itu bangunan struktur dermaga. Tapi di segmen 1 ini ada pembuatan taman juga, jadi tidak dikejar-kejar. Semua tetap mengikuti master plan awal,” jelasnya.
Desy menambahkan, secara umum tidak ada perubahan besar dalam desain empat segmen yang ada, kecuali pada segmen empat yang mengalami sedikit penyesuaian berdasarkan permintaan Dinas Perhubungan.
Kata Desy, penyesuaian tersebut dilakukan terkait dengan rencana pengembangan angkutan massal.
“Selain itu, tidak ada perubahan signifikan. Semua masih mengacu pada desain awal infrastruktur,” tegasnya.
Sebelumnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Teras Samarinda Tahap Dua, Ilhamsyah, menjelaskan bahwa strategi pemecahan kontrak ke dalam empat segmen merupakan langkah untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Ia merinci, segmen 1 memiliki nilai kontrak sekitar Rp 48 miliar, segmen 2 dan 3 masing-masing Rp 21 miliar, sementara segmen 4 sebesar Rp 24 miliar.
“Jadi memang dipecah agar pengerjaannya paralel dan target selesai lebih cepat,” tuturnya.
Segmen 1 difokuskan pada pembangunan pedestrian di atas sungai sepanjang 300 meter, menyambung dari area tahap pertama hingga kawasan Kantor Pos dan eks Terminal C.
| Turun di Bawah Target Nasional, Angka Stunting Samarinda 17,13 Persen |
|
|---|
| Soal Rehabilitasi Balaikota Samarinda Rp17,5 Miliar, Andi Harun Sebut Anggaran Tergolong Hemat |
|
|---|
| Pastikan Kios Pasar Pagi Terisi, Disdag Samarinda Alihkan Puluhan Lapak ke Pedagang yang Lebih Layak |
|
|---|
| Warga Samarinda Serbu Pasar Murah Pertamina, Sembako Rp211 Ribu Cuma Rp30 Ribu |
|
|---|
| Cegah Praktik Permainan Kios, DPRD Samarinda Desak Disdag Transparan Data Pedagang Pasar Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251026-teras-samarinda.jpg)