Senin, 4 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

ASOBSI Dorong Penguatan Implementasi Pengelolaan Sampah di Balikpapan

Asosiasi Bank Sampah Indonesia menegaskan bahwa keberlanjutan program pengelolaan sampah di Kota Balikpapan harus dijalankan secara menyeluruh

Tayang:
HO/BANK SAMPAH PONDAS JAYA
PERKUAT IMPLEMENTASI - Suasana salah satu Bank Sampah di Kelurahan Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur. ASOBSI menegaskan perlunya penguatan implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2022 agar pengelolaan sampah di Balikpapan berjalan efektif. (HO/BANK SAMPAH PONDAS JAYA) 

"Kalau Kota Balikpapan tidak mulai dari sekarang, maka lima sampai sepuluh tahun ke depan, TPA Manggar pasti akan bermasalah," ucap Saharuddin. 

Ia juga menyoroti bahwa arah kebijakan pengelolaan sampah di Balikpapan harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). 

Presiden Prabowo, kata dia, telah menegaskan bahwa setiap daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi, wajib mengelola sampah dari hulu ke hilir.

Artinya, pengelolaan harus dimulai sejak dari sumbernya.

Saharuddin menilai, Balikpapan sebenarnya sudah memulai langkah tersebut dengan membentuk bank sampah unit di tingkat kelurahan dan bank sampah induk di tingkat kecamatan.

Namun, implementasinya harus diperkuat agar hasilnya benar-benar terlihat.

Tujuan utama dari program ini, kata dia, adalah mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar.

Ia mengingatkan, konsep TPA sejatinya hanya memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain.

"Masalah yang ada di rumah tangga, di depan rumah, atau di kontainer, hanya berpindah ke TPA," tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved