Berita Balikpapan Terkini
ASOBSI Dorong Penguatan Implementasi Pengelolaan Sampah di Balikpapan
Asosiasi Bank Sampah Indonesia menegaskan bahwa keberlanjutan program pengelolaan sampah di Kota Balikpapan harus dijalankan secara menyeluruh
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
"Kalau Kota Balikpapan tidak mulai dari sekarang, maka lima sampai sepuluh tahun ke depan, TPA Manggar pasti akan bermasalah," ucap Saharuddin.
Ia juga menyoroti bahwa arah kebijakan pengelolaan sampah di Balikpapan harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Presiden Prabowo, kata dia, telah menegaskan bahwa setiap daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi, wajib mengelola sampah dari hulu ke hilir.
Artinya, pengelolaan harus dimulai sejak dari sumbernya.
Saharuddin menilai, Balikpapan sebenarnya sudah memulai langkah tersebut dengan membentuk bank sampah unit di tingkat kelurahan dan bank sampah induk di tingkat kecamatan.
Namun, implementasinya harus diperkuat agar hasilnya benar-benar terlihat.
Tujuan utama dari program ini, kata dia, adalah mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar.
Ia mengingatkan, konsep TPA sejatinya hanya memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain.
"Masalah yang ada di rumah tangga, di depan rumah, atau di kontainer, hanya berpindah ke TPA," tutupnya. (*)
| Pengerukan Waduk Manggar Dipastikan Tidak Ganggu Distribusi Air Baku di Balikpapan |
|
|---|
| Warga Jalan Marsma R Iswahyudi Keluhkan Infrastruktur hingga Air Bersih saat Reses Bersama Wahyullah |
|
|---|
| Wahyullah Bandung Kawal Pengelolaan Sampah dari Rumah, Sebut Bank Sampah Perlu Pendampingan |
|
|---|
| Dari Televisi ke Platform Streaming, Wanita Balikpapan ini Tetap Setia Menjadi Pecinta Drakor |
|
|---|
| Deswinda Wanita Asal Balikpapan Nonton Drama Korea saat Isi Waktu Luang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251026-bank-sampah.jpg)