Musorkot KONI Balikpapan
Penjaringan Calon Ketua KONI Balikpapan Periode 2025-2029 Resmi Dibuka
Pembukaan ini dilakukan sesaat setelah Musyawarah Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Balikpapan yang digelar di Hotel Grand Tiga Mustika
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penjaringan calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan periode 2025-2029 resmi dibuka pada Jumat (14/11/2025).
Pembukaan ini dilakukan sesaat setelah Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Balikpapan yang digelar di Hotel Grand Tiga Mustika.
Dalam rapat tersebut, seluruh cabang olahraga (cabor) sepakat mempercepat proses penjaringan, mengingat urgensi pembentukan kepengurusan baru demi stabilitas organisasi.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah penegasan soal siapa saja yang boleh maju sebagai calon ketua.
Sejumlah Ketua Cabor ikut menyampaikan saran dan masukannya terkait pernyataan calon Ketua KONI Balikpapan.
Caretaker Ketua KONI Balikpapan, Tommy Ghozali, menegaskan bahwa mekanisme penjaringan kali ini benar-benar terbuka untuk umum.
Baca juga: KONI Balikpapan Percepat Pemilihan Ketua, Nama Anggota DPRD Gasali Mencuat
Tidak hanya pengusaha atau tokoh olahraga, bahkan pegawai negeri dan pejabat publik pun diperbolehkan maju.
“Sah-sah saja, karena berdasarkan undang-undang dan peraturan KONI itu diperbolehkan,” tegas Tommy kepada TribunKaltim.co.
Meski begitu, Tommy mengingatkan adanya batasan tegas yang wajib dipatuhi.
Batasan tegas dimaksud salah satunya pejabat publik yang nantinya terpilih tidak boleh menerima honor atau gaji apa pun dari KONI.
“Dia (pegawai negeri atau pejabat) itu boleh, tapi tidak boleh menerima honor. Kalau tugas monitoring itu bisa. Sebagai panitia boleh, tapi menerima honor tidak boleh. Pokoknya dia tidak boleh terima gaji, itu saja,” tandasnya.
Ia pun mencontohkan Kabupaten Paser, di mana Sekretaris Daerah setempat juga menjabat Ketua KONI tanpa menimbulkan masalah.
"Itu di Paser Ketua KONI malah Sekda Paser, artinya memang tidak masalah kan," tambahnya.
Tommy juga menyebut bahwa cabor kini memegang peran sentral dalam menentukan siapa calon dengan legitimasi kuat.
Terlebih lagi setiap calon yang maju harus mengantongi dukung 30 persen dari jumlah cabor yang ada di Kota Balikpapan saat ini, yakni 62 cabor.
| PBFI Balikpapan Dorong KONI Baru Tingkatkan Prestasi Atlet Menuju Porprov |
|
|---|
| Gazali Raih Mandat Cabang Olahraga, KONI Balikpapan Masuk Era Baru |
|
|---|
| Wawali Bagus Ingatkan Ketua KONI Balikpapan, Kembalikan Kejayaan Balikpapan di Dunia Olahraga |
|
|---|
| Ketua KONI Balikpapan Gazali Pastikan Tidak Ada Lagi Kubu-kubuan, Fokus Pembinaan Atlet |
|
|---|
| Gazali Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Balikpapan Periode 2025-2029, Siap Tatap Porprov Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251114-Caretaker-Ketua-KONI-Balikpapan-H-Tommy-Ghozali.jpg)