Berita Kaltim Terkini
Komisi II DPRD Kaltim Desak Pemprov Optimalisasi Aset dan Sumber PAD
Pemprov Kaltim tengah merasakan tekanan fiskal yang signifikan akibat proyeksi penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat pada tahun 2026
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
“Perda ini juga akan memastikan profit dari aktivitas sungai dibagi adil kepada kabupaten/kota yang dilalui, yaitu Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Samarinda,” terangnya.
Tak hanya itu, penertiban aset daerah juga dinilai penting oleh politikus Golkar yang akrab disapa Ayub ini.
Ia mengkritisi kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) Kaltim yang dianggap "mandul" dan tidak mampu memberikan dividen yang sepadan dengan modal yang telah disuntikkan.
Pemprov didorong untuk segera memutus kerja sama dengan Perusda yang tidak kompeten dan mengambil alih kembali pengelolaan aset-aset daerah tersebut.
Baca juga: Bupati PPU Soroti Ketimpangan Pembangunan, Desak Evaluasi DBH dan TKD
Ayub optimistis bahwa dengan inventarisasi pajak yang masif dan pengelolaan aset serta sumber daya alam yang terarah, PAD Kaltim akan tumbuh signifikan melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya, menjadikan Kaltim lebih mandiri fiskal.
“Ada Perusda-perusda yang selama ini mandul, dikasih uang begitu besar tapi dividen-nya lebih kecil. Seperti Hotel Royal Suite di Balikpapan, tidak bisa apa-apa itu. Maka kita sudah kasih plang untuk diambil alih. Kita akan tarik kembali," tandasnya. (*)
| Bakal Calon Ketua KONI Kaltim, Anderiy Syachrum Bawa Dukungan Cabor dan KONI Daerah |
|
|---|
| Program Direktur Menyapa Polda Kaltim Diapresiasi Kedubes Belanda |
|
|---|
| Rusman Ingatkan Kandidat Ketua KKSS Kaltim Stop Jadi Alat Politik Praktis dan Cara Transaksional |
|
|---|
| 5 Daerah dengan Pengeluaran Perempuan Paling Rendah di Kaltim, Selisihnya Jauh dari Balikpapan |
|
|---|
| Kejati Kaltim Sudah Periksa 20 Lebih Saksi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pertambangan CV Aji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250907-Politikus-Golkar-Kaltim-M-Husni-Fahruddin.jpg)