Minggu, 26 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Disdikbud Balikpapan akan Lantik 27 Kepsek Definitif Bulan Ini

Pelantikan kepala sekolah definitif akan segera dilakukan setelah bertahun-tahun banyak sekolah dipimpin oleh pelaksana tugas (plt)

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Siti Zubaidah
SEGERA DILANTIK -  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik saat diwawancarai, Selasa (16/12/2025).Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan memastikan, pelantikan kepala sekolah definitif akan segera dilakukan setelah bertahun-tahun banyak sekolah dipimpin oleh pelaksana tugas (plt). (TRIBUNKALTIM.CO/Siti Zubaidah) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan memastikan, pelantikan kepala sekolah definitif akan segera dilakukan setelah bertahun-tahun banyak sekolah dipimpin oleh pelaksana tugas (plt).

Pelantikan kepala sekolah tersebut ditargetkan terlaksana sebelum akhir tahun 2025.

Kepastian itu disampaikan Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menyusul rampungnya penyesuaian regulasi dari pemerintah pusat yang sebelumnya menjadi kendala.

Menurut Irfan, selama beberapa tahun terakhir pengisian jabatan kepala sekolah hanya dapat dilakukan melalui penunjukan plt, termasuk untuk posisi yang kosong akibat pensiun maupun rotasi jabatan.

“Bukan kami tidak ingin melantik, tapi memang ada aturan baru dari pusat yang harus kami ikuti. Itu yang membuat pelantikan sempat tertahan,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: Disdik Balikpapan Rencana Gandeng Sekolah Swasta di SPMB 2025, SPP dan Uang Pangkal Ditanggung

Ia mengungkapkan, Disdikbud Balikpapan telah mengusulkan pelantikan 27 kepala sekolah definitif di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Seluruhnya diharapkan dapat dilantik sebelum pergantian tahun.

Irfan menilai, kepemimpinan sekolah yang terlalu lama dijalankan oleh plt berpotensi menghambat pengambilan kebijakan strategis, terutama terkait pengembangan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan.

“Kalau terlalu lama plt, ruang geraknya terbatas. Dengan kepala sekolah definitif, pengelolaan sekolah tentu bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain fokus pada penguatan kepemimpinan sekolah, Disdikbud Balikpapan juga menyiapkan langkah antisipatif untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan.

Salah satunya melalui skema Kontrak Kerja Individu (KKI).

Skema tersebut disiapkan sebagai pengganti tenaga honorer yang masa kerjanya berakhir pada Desember 2025, seiring kebijakan pemerintah pusat yang tidak lagi memperbolehkan pemerintah daerah merekrut tenaga honorer baru.

Dalam rencana rekrutmen KKI, Disdikbud Balikpapan menyiapkan kuota sekitar 500 hingga 600 orang.

Rekrutmen ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan guru di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

“Untuk SMA dan SMK bukan kewenangan kami, itu di provinsi,” ujar Irfan.

Baca juga: Kampanye Stop Bullying Cegah Perundungan pada Siswa, Disdik Balikpapan Berdayakan Pengawas Sekolah

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved