Kamis, 21 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Toilet Wisata Dibangun di Ujung Pantai Pulau Derawan Berau

Kenyamanan wisatawan di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, kian ditingkatkan dengan hadirnya toilet wisata di ujung pantai.

Tayang:
HO/INDRA
TOILET WISATA - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau membangun toilet wisata di ujung pantai Pulau Derawan, dekat landmark yang menjadi titik favorit wisatawan. Toilet diberlakukan sistem retribusi dengan tarif Rp2 ribu untuk buang air kecil, Rp3 ribu untuk buang air besar, dan Rp5 ribu untuk mandi, dengan dana masuk ke kas BUMK. (HO/INDRA) 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau membangun toilet wisata di ujung pantai Pulau Derawan, dekat landmark yang menjadi titik favorit wisatawan.
  • Toilet diberlakukan sistem retribusi dengan tarif Rp2 ribu untuk buang air kecil, Rp3 ribu untuk buang air besar, dan Rp5 ribu untuk mandi, dengan dana masuk ke kas BUMK.
  • Keberadaan fasilitas ini diharapkan memudahkan wisatawan dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata, terutama saat libur Nataru.

 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB — Aktivitas berenang dan menikmati pantai di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kini makin nyaman.

Toilet wisata dibangun di ujung pantai, tepat di area landmark Pulau Derawan, untuk memudahkan wisatawan membersihkan diri setelah beraktivitas di laut.

Fasilitas tersebut merupakan dukungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan atau Disbudpar Berau dalam memperkuat sarana dasar pariwisata.

Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, menjelaskan bahwa pembangunan toilet ini sangat membantu kebutuhan wisatawan, terutama di area yang ramai aktivitas air.

Baca juga: Berau Rawan Gempa, BPBD Minta Alat Deteksi Tsunami di Maratua hingga Derawan

“Jadi ini bangunan dari pihak Disbudpar Berau, lokasinya di tempat wisatawan sering berenang. Jadi bisa sekalian langsung bilas di sini,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (26/12/2025).

Indra menyebutkan, toilet tersebut diberlakukan sistem retribusi yang hasilnya akan masuk ke kas Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Berau.

Penetapan tarif dilakukan oleh pihak kampung, bukan oleh Disbudpar Berau.

Adapun tarif yang diberlakukan yakni buang air kecil sebesar Rp2 ribu, buang air besar Rp3 ribu, dan mandi Rp5 ribu.

Baca juga: Jarak dan Lautan Tak Lagi Hambatan, Pegadaian Digital Mudahkan Keterbatasan dari Pulau Derawan

Penentuan tarif tersebut, kata Indra, telah melalui pertimbangan bersama.

“Jadi memang ada penarikan retribusi,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan toilet wisata ini dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Derawan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata di kawasan tersebut.

Selain itu, Indra juga mengimbau para wisatawan untuk turut menjaga kebersihan fasilitas dan lingkungan sekitar, terutama di tengah meningkatnya jumlah kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Harapan kami, wisatawan bisa sama-sama menjaga kebersihan, bukan hanya toiletnya tapi juga seluruh wilayah Pulau Derawan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved