Wacana Pilkada Melalui DPRD
Ada Isran Noor, Daftar Kepala Daerah yang Tolak Pilkada Melalui DPRD Tahun 2014 Lalu
Daftar Bupati, Walikota hingga Gubernur yang tolak Kepala Daerah dipilih DPRD tahun 2014 lalu. Dari Kaltim, ada Isran Noor.
Sementara Walikota Bandung, Jawa Barat, Ridwan Kamil juga menuturkan rencana pemilihan kepala daerah akan menghambat laju demokrasi di Indonesia. Menurutnya bukan sistem pemilihan yang dirubah tetapi teknisnya yang harus dilengkapi.
"Demokasi kita sedang berkembang dan berada dalam tahap transisi, sebenarnya teknisnya yang harus dilengkapi bukan mengubah fundamentalnya,"jelas Ridwan.
Selain itu Bupati Samosir, Mangindaan Simbolon menuturkan undang-undang tidak apa direvisi, tapi sistem pemilihan harus tetap dijalankan dengan pemilihan langsung.
Bupati yang telah menjabat dua periode ini, mengatakan pemilihan dilakukan langsung maupun tidak langsung tidak menjadi masalah bagi dirinya.
Namun, pemilihan tidak langsung dinilai akan menjadi kemunduran dalam berdemokrasi.
Daftar Kepala Daerah yang Tolak Pilkada melalui DPRD tahun 2014 Lalu
- Isran Noor, Bupati Kutai Timur
Mengembalikan mekanisme pilkada bupati/wali kota oleh DPRD sama artinya merampas hak demokrasi dan kedaulatan dari tangan rakyat sendiri.
- Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi
Pilkada langsung menjali ‘keterikatan emosional’ antara pejabat publik dan rakyat yang memilihnya.
Itu memacu untuk meningkatkan kinerja dan mempertanggungjawabkan langsung kepada publik.
- Daviv Bobihoe Akibm, Bupati Gorontalo
Jika pemimpin dipilih langsung oleh rakyat, prioritas mengutamakan kepentingan rakyat akan terus dikedepankan.
Beberapa (pilkada) kabupaten di Provinsi Gorontalo dimenangi oleh calon bukan dari parpol mayoritas di DPRD.
- Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah
Wacana pilkada ke DPRD melupakan tujuan penguatan aspirasi rakyat. Tidak ada alasan kuat untuk mengembalikan demokrasi hanya di legislatif.
- Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta
Pilkada oleh DPRD memotong kedaulatan rakyat. Jika ada kekurangan, harus diperbaiki. Bukan malah balik lagi seperti dulu. Mundur namanya.
- Basuki Tjahja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Dulu kenapa ada reformasi karena ada pilkada langsung dipilih rakyat. Kalau sampai rencana pemilihan oleh DPRD terealisasi, kepala daerah tidak akan mengurusi rakyatnya.
- Tri Rismaharini, Walikota Surabaya
Saya pribadi lebih senang dipilih langsung oleh rakyat karena saya merasa punya tanggung jawab langsung kepada rakyat (yang memilih).
Suara rakyat, kan, suara Tuhan. Dengan dipilih langsung oleh rakyat, kepala daerah pun otomatis dapat bekerja maksimal sesuai janjinya kepada rakyat.
- Ridwan Kamil, Walikota Bandung
Kepala Daerah
Pilkada
DPRD
Isran Noor
Bupati Kutim
Kalimantan Timur
pilkada lewat dprd
TribunKaltim.co
| Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, DPRD Kaltim: Keduanya Tak Langgar UU |
|
|---|
| Pilkada via DPRD dalam Pandangan Pokja 30 Samarinda, Biaya Politik Justru Membengkak |
|
|---|
| Sikap 3 Partai Besar di Kaltim soal Pilkada Melalui DPRD, Ini Kata Gerindra, PDIP, dan Golkar |
|
|---|
| DEEP Indonesia: Usulan Pilkada oleh DPRD Langkah Mundur Demokrasi, Karpet Merah Bagi Oligarki Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260112_Bupati-Kutim_Isran-Noor_Kepala-Daerah-Tolak-Pilkada-lewat-DPRD.jpg)