Rabu, 20 Mei 2026

Berita Berau Terkini

BPBD Berau Dorong Hydrant, Fire Boat, dan Redkar Direalisasi 2026

BPBD Berau mendorong realisasi pengadaan hidran, fire boat and rescue, serta pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) pada 2026.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
REALISASI PENGADAAN HYDRANT - BPBD Berau mendorong realisasi pengadaan hidran, fire boat and rescue, serta pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) pada 2026. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan risiko kebakaran di permukiman padat dan kawasan perairan. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Berau mengusulkan hydrant, fire boat and rescue, serta Redkar direalisasi pada 2026.
  • Hydrant diprioritaskan di permukiman padat, fasilitas umum, pusat ekonomi, dan perkantoran.
  • Lebih dari 250 relawan Redkar telah mendaftar dan akan dilatih serta difasilitasi pemerintah.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mendorong realisasi pengadaan hydrant, fire boat and rescue, serta pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) pada 2026. 

Ketiga fasilitas tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah permukiman, pusat pemerintahan, hingga kawasan perairan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan usulan tersebut dilatarbelakangi tingginya risiko kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk dan bantaran sungai.

“Ini yang harus tersedia tahun ini, atau paling tidak tahun depan,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (12/1/2026).

Baca juga: BPBD Sebut Hidran di Pasar SAD Berau Kaltim hanya Pajangan, Tidak Ada yang Berfungsi

Nofian menjelaskan, pengadaan hydrant menjadi prioritas utama karena keterbatasan sumber air kerap membuat api sulit dikendalikan saat kebakaran terjadi.

Kondisi ini menyebabkan bangunan yang terbakar hampir seluruhnya tidak dapat diselamatkan.

“Kita memerlukan puluhan hydrant jenis basah, yang terconeksi dengan jaringan PDAM sebagai sumber airnya,” jelasnya.

Menurutnya, pemasangan hydrant akan diprioritaskan di kawasan padat permukiman, sarana dan prasarana umum, rumah ibadah, kawasan pendidikan, serta fasilitas kesehatan.

Baca juga: Seluruh Hidran di Wilayah Perkotaan Berau Tak Berfungsi, BPBD Usulkan Peremajaan di 2023

Selain itu, pusat perekonomian seperti perbankan, pasar, dan area perkantoran pemerintahan juga masuk dalam daftar prioritas.

“Tak kalah penting pemasangan hydrant di pusat perekonomian seperti perbankan, dan pasar serta area kantor pemerintahan,” jelasnya.

Selain hydrant, BPBD Berau juga mendorong pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). 

Hingga saat ini, lebih dari 250 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Berau telah mendaftar sebagai relawan.

Baca juga: Luncurkan Program Tangguh Bakar, Dinas Damkar Pasang Hidran Kering di Kawasan Padat Penduduk

Nofian menyebutkan, para relawan nantinya akan dibagi ke dalam tiga regu, yakni regu pemadaman dan penyelamatan, regu penyuluh, serta regu komunikasi dan informasi.

“Masing-masing regu memiliki masing-masing tugas di lapangan. Adanya Redkar dapat menumbuhkan jiwa sosial dan gotong royong, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. terutama ketika terjadi kebakaran,” paparnya.

Ia menegaskan, tidak ada pembatasan jumlah pendaftar maupun seleksi dalam perekrutan relawan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved