Selasa, 21 April 2026

Berita Kukar Terkini

Beasiswa Kukar Idaman akan Dipecah Jadi Beasiswa Prestasi dan Bantuan Pendidikan, Ini Perbedaannya

Pemkab Kukar akan melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap program Beasiswa Kukar Idaman agar lebih tepat sasaran pada tahun 2026.

beasiswa.kukarkab.go.id
BEASISWA KUKAR IDAMAN - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap program Beasiswa Kukar Idaman agar lebih tepat sasaran pada tahun 2026. (beasiswa.kukarkab.go.id) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Kukar melakukan evaluasi program Beasiswa Kukar Idaman agar lebih tepat sasaran.
  • Beasiswa akan difokuskan untuk pelajar berprestasi, sementara bantuan pendidikan diarahkan bagi masyarakat prasejahtera.
  • Meski menghadapi keterbatasan anggaran, sejumlah skema beasiswa tetap dipertahankan, dengan target penerima sekitar 4.000 orang seperti tahun sebelumnya.

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap program Beasiswa Kukar Idaman agar lebih tepat sasaran pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan sesuai arahan Bupati Kukar dengan tujuan memperjelas perbedaan antara penerima beasiswa dan bantuan pendidikan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahreza, menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Kukar sedang memproses rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan.

Baca juga: Beasiswa Kukar Idaman Masuki Tahap Akhir, Tersisa 175 Rekening Dormant

“Sesuai arahan Pak Bupati, kita akan melakukan evaluasi dan eskalasi. Sekarang masih dalam proses pengusulan rancangan Peraturan Bupati tentang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan,” jelas Dendy, Kamis (14/1/2026).

Perbedaan Sasaran Penerima

Melalui regulasi baru, Pemkab Kukar akan membedakan secara tegas sasaran penerima:

  • Beasiswa difokuskan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.
  • Bantuan pendidikan diarahkan untuk masyarakat prasejahtera.

“Insya Allah nanti akan ada perbedaan antara sasaran penerima beasiswa dan bantuan pendidikan. Kalau beasiswa kita fokuskan untuk yang berprestasi, kalau bantuan pendidikan kita fokuskan sasarannya untuk yang prasejahtera,” tambah Dendy.

Terkait kuota penerima, jumlahnya diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun 2025, yakni sekitar 4.000 penerima dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi S1, S2, dan S3.

Anggaran dan Skema yang Dipertahankan

Dendy mengakui bahwa penyusunan program beasiswa tahun 2026 dihadapkan pada dinamika anggaran daerah.

Baca juga: Pemkab Kukar Janji Sempurnakan Layanan Beasiswa Kukar Idaman

Regulasi baru akan mempedomani program Gratispol, serta menyesuaikan kewenangan provinsi dan kemampuan keuangan daerah.

Meski menghadapi keterbatasan, sejumlah skema beasiswa tetap dipertahankan, di antaranya:

  • Beasiswa untuk jenjang SMA/SMK.
  • Beasiswa sarjana (S1), pascasarjana (S2 dan S3).
  • Beasiswa pondok pesantren.
  • Beasiswa kerja sama dengan pihak lain.

“Di tengah dinamika anggaran daerah, kami berupaya agar program ini tetap berjalan optimal. Harapannya, Beasiswa Kukar Idaman ke depan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkas Dendy.

Tentang Beasiswa Kukar Idaman

Tahun 2025, total ada 4.015 penerima Beasiswa Kukar Idaman.

Beasiswa Kukar Idaman adalah program bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara  yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa asal Kukar untuk mendukung biaya pendidikan, baik bagi mereka yang berprestasi maupun dari keluarga prasejahtera.

Baca juga: Mahasiswa Unikarta Audiensi dengan Pemkab Kukar, Minta Kepastian Pembayaran Beasiswa Kukar Idaman

Tujuan Program

Meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kukar dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved