Rabu, 20 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Hari Desa Nasional 2026, DPMD Paser Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Mandiri dan Inklusif

Momentum Hari Desa Nasional mengingatkan pentingnya membangun Indonesia dari akar rumput yaitu desa

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
HO Dok Pribadi Kasrani
HARI DESA NASIONAL - Sekretaris DPMD Kabupaten Paser, Kasrani Latief (kiri) saat foto bersama dengan Menteri Desa PDT RI, Yandri Susanto (kanan), pada puncak peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026). DPMD Paser ingatkan pentingnya membangun daerah yang dimulai dari desa. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Peringatan Hari Desa Nasional yang jatuh pada 15 Januari 2026 menjadi momen reflektif sekaligus inspiratif bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk di Kabupaten Paser.

Dalam menghadapi tantangan global dan dinamika lokal saat ini, momentum Hari Desa Nasional mengingatkan pentingnya membangun Indonesia dari akar rumput yaitu desa.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Paser, Kasrani Latief, menegaskan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun desa yang tangguh dan berdaya saing.

"Gotong-royong bukan sekadar tradisi, melainkan strategi kolaborasi. Pada peringatan tahun ini, DPMD Paser menggelar lomba desa, pameran UMKM, dan workshop digitalisasi administrasi," terang Kasrani, Jumat (16/1/2026). 

Baca juga: Residivis Narkoba Kembali Diciduk, Tim Elang Polres Paser Amankan 6 Paket Sabu Siap Edar

Kegiatan tersebut dianggap sebagai penegasan bahwa setiap warga memiliki peran dalam menciptakan desa yang mandiri dan inklusif.

Selain itu, inovasi menjadi sorotan penting dalam upaya mendorong kemandirian desa. Kasrani mengungkapkan bahwa sejumlah desa di Paser telah mengadopsi teknologi sederhana untuk mendukung produktivitas dan pelayanan masyarakat.

"Seperti aplikasi pencatatan hasil pertanian, sistem pemantauan air bersih berbasis IoT, dan platform jual-beli produk lokal. Inovasi ini mempercepat akses pasar dan meningkatkan pendapatan warga," tambahnya.

Pemberdayaan kelompok rentan juga menjadi prioritas, DPMD Paser menginisiasi program pelatihan kepemimpinan bagi perempuan serta kompetisi ide kreatif bagi pemuda desa.

Hal tersebut bertujuan untuk mencetak agen-agen perubahan yang mampu menggerakkan sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan secara mandiri.

"Anak muda dan perempuan bukan hanya pelengkap, mereka adalah motor penggerak pembangunan desa. Kami ingin mereka menjadi pelaku utama dalam transformasi sosial," ulas Kasrani.

Dalam menjaga kearifan lokal, DPMD Paser juga menggelar festival budaya dan lomba tradisional yang menghidupkan kembali nilai-nilai luhur masyarakat Paser.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang potensial dikembangkan.

"Dengan mempertahankan adat, desa tidak hanya melestarikan warisan, tetapi juga menarik wisatawan yang mencari autentik," ungkapnya.

Kasrani menegaskan bahwa Hari Desa Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan panggilan untuk memperkuat fondasi kebersamaan, inovasi, dan keberlanjutan.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata menuju desa yang lebih berdaya, sejahtera, dan berdaya saing. Selamat Hari Desa, bersama wujudkan desa mandiri menuju Paser TUNTAS," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved