Berita Bontang Terkini
Andi Faiz Resmi Pimpin KKSS Bontang, Fokus Perkuat Harmoni Sosial
KKSS Bontang didorong ambil peran strategis menjaga harmoni di tengah kota industri dan pendatang
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - KKSS Bontang didorong mengambil peran strategis sebagai kekuatan sosial dalam menjaga harmoni kota industri dan kota pendatang.
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bontang diharapkan tampil sebagai perekat sosial di tengah karakter Bontang yang heterogen, seiring pelantikan Andi Faizal Sofyan Hasdam sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Bontang periode 2025-2030.
Dorongan peran itu mengemuka dalam pelantikan Andi Faizal Sofyan Hasdam sebagai Ketua BPD KKSS Bontang periode 2025-2030, Minggu (25/1/2026) malam.
Pelantikan yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang itu dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan paguyuban Sulawesi Selatan.
Andi Faiz mengungkapkan dalam kepengurusan baru tersebut, KKSS tidak boleh berhenti sebagai organisasi berbasis ikatan kedaerahan, melainkan harus hadir sebagai mitra sosial pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial.
Baca juga: Kasus Investasi Trading Naik Penyidikan, Polres Bontang Mulai Panggil Saksi
“Kota Bontang ini heterogen. KKSS harus menjadi bagian dari solusi, menjaga harmoni, dan ikut memastikan suasana sosial tetap kondusif,” ujar Andi Faiz.
Ia menilai, organisasi kekerabatan memiliki modal sosial yang kuat karena berbasis nilai budaya, solidaritas, dan jaringan antarwarga.
Jika dikelola dengan baik, KKSS dapat menjadi penyangga sosial dalam mencegah konflik serta memperkuat kohesi antar kelompok masyarakat.
Menurut Andi Faiz, nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan seperti sipakatau (saling memanusiakan), sipakainge (saling mengingatkan), dan sipakalebbi (saling menghargai) sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat Bontang yang plural.
“Nilai-nilai ini bukan hanya untuk warga Sulsel, tapi universal. Sangat cocok untuk kehidupan kota yang beragam seperti Bontang,” katanya.
Baca juga: Kisah Pak Ambo dan Buaya Riska Bakal Jadi Film, Kilas Balik Persahabatan di Sungai Guntung Bontang
Ia juga menegaskan komitmennya membuka KKSS sebagai ruang kolaborasi lintas komunitas, bukan organisasi yang eksklusif.
KKSS, kata dia, harus mampu beradaptasi dengan dinamika sosial dan berkontribusi dalam isu-isu kemasyarakatan, mulai dari sosial, pendidikan, hingga kebencanaan.
Ketua Panitia Pelantikan Lukman menambahkan penguatan peran sosial KKSS menjadi salah satu harapan besar dalam periode kepengurusan kali ini.
Dengan 20 bidang yang dilantik, organisasi diharapkan lebih responsif terhadap persoalan warga.
“KKSS punya potensi besar. Tinggal bagaimana dikelola agar tetap guyub, rukun, dan bermanfaat luas,” pungkasnya. (*)
| Kondisi Terkini Iklim Bisnis di Bontang, Penetrasi Investasi Usaha Mikro Marak |
|
|---|
| Kasus Kematian Pria Jatuh dari Pohon Mangga di Bontang, 6 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah |
|
|---|
| 6 Warga Berbas Pantai Bontang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah di Kelurahan Api-Api |
|
|---|
| DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Coret Proyek Danau Kanaan dari Skema Multiyears |
|
|---|
| Ribuan Warga Bontang Belum Terlindungi BPJS Gratis, DPRD Soroti Validasi Data dan Beban APBD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260126_Andi-Faizal-Sofyan-Hasdam-KKSS-Bontang.jpg)