Kamis, 21 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Sabet UHC Award 2026, Penajam Paser Utara Capai Cakupan Jaminan Kesehatan 100 Persen

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam ajang UHC Award 2026 di Jakarta kepada Bupati PPU, Mudyat Noor

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/(HO/HUMAS PEMKAB PPU
PRESTASI KESEHATAN: Bupati PPU Mudyat Noor menerima UHC Award 2026 kategori Madya di Jakarta. PPU sukses mencatatkan cakupan kepesertaan JKN hingga 100,15 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 91,87 persen, melampaui standar nasional. (HO/HUMAS PEMKAB PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang kesehatan nasional.

Daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini resmi meraih UHC Award 2026 Kategori Madya, setelah cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menembus angka 100,15 persen.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam ajang UHC Award 2026 di Jakarta kepada Bupati PPU, Mudyat Noor.

Capaian PPU ini tergolong istimewa karena berada jauh di atas ambang minimal Universal Health Coverage (UHC) nasional. Berdasarkan data terbaru, PPU mencatatkan:

Kepesertaan JKN: 100,15 persen (Standar minimal 98 % ) dan tingkat keaktifan peserta capai 91,87 % (Standar minimal 80 % ).

Baca juga: Balikpapan Raih Penghargaan UHC Award 2023, Berharap Tingkatkan Sumber Daya Manusia

Tingginya angka keaktifan peserta menunjukkan bahwa masyarakat PPU tidak hanya terdaftar secara administratif, tetapi juga memiliki jaminan yang valid dan siap digunakan kapan saja.

Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil konsolidasi layanan dan penguatan pembiayaan kesehatan daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya adalah memastikan kualitas layanan di lapangan.

“Capaian ini bukan sekadar angka di sistem. Fokus kami berikutnya adalah memastikan layanan kesehatan benar-benar bisa diakses secara merata oleh warga. Tidak boleh ada satu pun warga PPU yang tertinggal saat membutuhkan pertolongan medis,” tegas Mudyat, Minggu (1/2/2026).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan kepada daerah yang memiliki komitmen menjaga keberlanjutan program JKN.

Secara nasional, UHC merupakan bagian dari target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

"Capaian PPU membuktikan bahwa target SDGs dapat dicapai di level kabupaten melalui sinergi antara kepesertaan, keaktifan, dan kualitas layanan yang berjalan seiring," jelas Ali Ghufron.

Baca juga: 99,58 Persen Warga Telindungi Jaminan BPJS Kesehatan, Balikpapan Raih Penghargaan UHC Award 2023

Tahun ini, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 31 gubernur serta 397 bupati dan wali kota yang terbagi dalam kategori Utama, Madya, dan Pratama. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved