Berita Kaltim Terkini
Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Jawab soal Kebingungan Mahasiswa dan Admin yang Lambat Respons
Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim jawab soal kebingungan mahasiswa hingga admin yang lambat eespons, Senin (2/2/2026)
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Rita Noor Shobah
Dasmiah menekankan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik, meski keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan utama.
“Sangat sedikit (admin) sebenarnya dibandingkan dengan 120 ribu orang yang kita layani,” pungkasnya.
Biro Kesra Pemprov Kaltim Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif
Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Timur meminta perguruan tinggi yang telah bermitra dalam program Gratispol untuk lebih terbuka dan aktif menyampaikan informasi kepada mahasiswa.
Langkah ini dinilai krusial agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah mahasiswa terkait skema program pendidikan gratis tersebut.
Baca juga: Kapan Pendaftaran Beasiswa Gratispol Kaltim 2026 Ditutup? Ini Syarat dan Link Daftarnya
Permintaan itu disampaikan langsung oleh Kepala Biro Kesra Kaltim, Dasmiah, menyusul ramainya sorotan publik terhadap Program Beasiswa Unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur atau Gratispol.
Menurutnya, sebagian polemik muncul bukan karena kebijakan, melainkan lemahnya penyampaian informasi di tingkat kampus.
Dasmiah menegaskan, sejak awal pihaknya telah menyerahkan petunjuk teknis (juknis) Gratispol kepada perguruan tinggi untuk dibuka dan disosialisasikan secara luas kepada seluruh mahasiswa.
Selain juknis, Biro Kesra Kaltim juga telah menyampaikan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait program tersebut melalui berbagai forum resmi bersama pihak kampus.
Menurutnya, upaya sosialisasi dari pemerintah sudah dilakukan secara masif, sehingga kampus memiliki tanggung jawab lanjutan untuk memastikan informasi tersebut benar-benar sampai kepada mahasiswa di lingkungan masing-masing.
"Kita sudah panggil prodi-prodi, sudah panggil perguruan tinggi, maka kami juga minta kepada perguruan tinggi lebih aware ya dengan mahasiswa, lebih terbuka dengan mahasiswa untuk menyampaikan apa-apa yang menjadi syarat-syarat di gratispol," ujar Dasmiah, Senin (2/2/2026).
Ia berharap, hubungan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan perguruan tinggi ke depan semakin harmonis, terutama dalam mendukung kelancaran program gratis pendidikan yang menjadi salah satu program unggulan daerah.
Dasmiah juga mengakui bahwa regulasi terkait Gratispol masih tergolong baru, sehingga masih membutuhkan proses penyesuaian, baik di tingkat pemerintah maupun institusi pendidikan.
Membenahi Sistem
Namun demikian, sorotan publik yang muncul justru dinilai sebagai momentum evaluasi.
"Alhamdulillah dengan adanya kejadian ini tentunya kami juga berbenah sistem menjadi lebih baik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260202_Kepala-Biro-Kesra-Kaltim-Dasmiah-minta-kampus-terbuka-sosialisasikan-gratispol.jpg)