Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Jawab soal Kebingungan Mahasiswa dan Admin yang Lambat Respons

Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim jawab soal kebingungan mahasiswa hingga admin yang lambat eespons, Senin (2/2/2026)

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
GRATISPOL - Kepala Biro Kesra Kaltim, Dasmiah saat ditemui di ruangan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltim, Kantor gubernur Kaltim. Senin (2/2/2026). Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim jawab soal kebingungan mahasiswa hingga admin yang lambat eespons, Senin (2/2/2026).(TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

Ringkasan Berita:
  • Program Gratispol Kaltim menuai keluhan karena admin lambat merespons pertanyaan mahasiswa, terutama melalui media sosial.
  • Jumlah admin hanya 10 orang untuk melayani sekitar 120 ribu mahasiswa.
  • Kesra Kaltim menekankan pentingnya literasi dan ketelitian mahasiswa dalam membaca petunjuk, agar proses administrasi lebih lancar dan tidak menambah beban layanan.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Masalah GratisPol, Kepala Biro Kesra Pemprov Kaltim jawab soal kebingungan mahasiswa hingga admin yang lambat eespons, Senin (2/2/2026)

Program Gratispol Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menuai sorotan. 

Gratispol adalah program bantuan biaya pendidikan yang digagas Pemprov Kaltim untuk meringankan beban mahasiswa, namun belakangan muncul keluhan terkait lambannya layanan administrasi.

Banyak mahasiswa mengaku pertanyaan mereka di media sosial, khususnya Instagram resmi Gratispol, tidak segera dijawab oleh admin.

Keluhan tersebut bukan hanya datang dari satu akun, melainkan muncul berulang kali di kolom komentar.

Baca juga: Gratispol Bukan Gratis Total, DPRD Kaltim Minta Pemprov Transparan

Menanggapi hal ini, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, mengakui bahwa jumlah admin yang menangani program ini sangat terbatas.

“Ini admin itu cuma 10 orang, yang dilayani itu ribuan. Sehari itu ternyata bisa melayani hanya 100 orang,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Keterbatasan Admin dan Beban Kerja

Dasmiah menjelaskan, keterbatasan jumlah admin disebabkan oleh anggaran yang terbatas. Kesepuluh admin tersebut merupakan tenaga eksternal yang direkrut khusus untuk program ini, bukan pegawai tetap biro Kesra.

Selain menjawab pertanyaan mahasiswa, mereka juga harus melakukan verifikasi data calon penerima manfaat, sehingga waktu pelayanan menjadi lebih panjang.

Baca juga: Daftar Beasiswa yang Buka Februari 2026 untuk Pelajar dan Mahasiswa: Gratispol Kaltim, Garuda, LPDP

“Jadi harus ada waktu untuk memverifikasi, nanti malam mereka menjawab. Makanya saya minta masyarakat untuk bersabar, tapi juga harus banyak dibudayakan literasi, membaca,” tegasnya.

Pentingnya Literasi dan Ketelitian

Menurut Dasmiah, banyak mahasiswa sebenarnya bisa menghindari kesulitan jika membaca petunjuk dengan teliti.

Ia menilai kebiasaan terburu-buru dalam mengisi formulir sering menyebabkan kesalahan, sehingga mahasiswa kembali menghubungi admin untuk meminta bantuan.

“Jangan ingin cepat selesai sehingga salah lalu melibatkan admin, terus gak sabar. Jadi kami mohon bersabar, bergiliran untuk dijawab,” katanya.

Skala Layanan

Saat ini, program Gratispol melayani sekitar 120 ribu mahasiswa di Kalimantan Timur.

Dengan jumlah admin yang hanya 10 orang, beban kerja menjadi tidak seimbang.

BEASISWA GRATISPOL - Poster pengumuman pembukaan Beasiswa Gratispol. Berikut link dan cara daftar Beasiswa Gratispol gelombang 1 2026 untuk mahasiswa aktif Kaltim yang kuliah di dalam daerah
BEASISWA GRATISPOL - Poster pengumuman pembukaan Beasiswa Gratispol. Berikut link dan cara daftar Beasiswa Gratispol gelombang 1 2026 untuk mahasiswa aktif Kaltim yang kuliah di dalam daerah (Instagram/gratispol_pendidikan)
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved