Setahun Pemerintahan Rudy dan Seno
Hampir Seluruh Desa di Paser Nikmati Program Internet Gratis Tapi Kendala Sinyal Masih Dirasakan
Hampir seluruh desa di Kabupaten Paser telah mendapat bantuan perangkat router untuk mengakses jaringan internet dari Pemprov Kaltim
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Hampir seluruh desa di Kabupaten Paser telah mendapat bantuan perangkat router untuk mengakses jaringan internet dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Bantuan itu merupakan implementasi program Gratispol yang digagas oleh Pemprov Kaltim, yaitu Gratis Wifi Internet di Seluruh Desa.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik Persandian (DKISP) Kabupaten Paser, Arief Rahman, menyampaikan bahwa program tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menyediakan akses jaringan bagi masyarakat.
"Hampir seluruh desa di Paser sudah dapat bantuan wifi gratis dari Pemprov Kaltim. Program ini juga sejalan dengan visi misi Paser Tuntas, karena kami juga menjalankan program serupa dengan menyediakan fasilitas internet ke sejumlah desa dan fasilitas publik," terang Arief kepada Tribunkaltim.co, Selasa (10/2/2026).
Tahun lalu, Pemkab Paser telah menargetkan tidak ada lagi desa yang blankspot dan berhasil tercapai berkat dukungan dari program Gratispol.
Baca juga: 3 Hal yang Disorot DPRD Kaltim soal Program Gratispol, Lemahnya Koordinasi dan Risiko Fiskal
"Target Paser tahun lalu tidak ada lagi desa blankspot dan itu berhasil tercapai berkat program internet gratis dari Pemprov Kaltim, jadi daerah ikut terbantu," tambahnya.
Hampir seluruh desa telah terjangkau jaringan telekomunikasi tersebut menggunakan menara Base Transceiver Station (BTS), jaringan fiber optic (FO) yang disponsori PLN Icone, maupun perangkat bantuan dari Pemprov Kaltim.
Kabid TKI DKISP Kabupaten Paser, Siti Marnitasari, menjelaskan bahwa dari 139 desa di Paser, sebanyak 125 desa telah menerima bantuan fasilitas internet dari Pemprov Kaltim sepanjang 2025.
"Ada berbagai jenis perangkat provider yang diterima setiap desa, termasuk 24 unit Starlink bantuan dari Pemprov Kaltim," jelas Siti.
Diakui, program internet gratis dari Pemprov Kaltim tersebut hampir seluruh unit perangkat terpasang di kantor desa.
Berbeda dengan program Pemprov Kaltim, Pemkab Paser fokus pada penyediaan jaringan internet di area publik.
"Hingga sekarang ini dari program Pemkab Paser, sudah ada 50 titik internet desa publik yang tersebar di 24 desa di enam kecamatan, ditambah 7 unit Starlink yang dipasang tahun lalu," tandasnya.
Perihal penggunaan bantuan internet gratis dari Pemprov Kaltim tersebut, tidak semua perangkat dapat digunakan secara optimal.
Sekretaris Desa (Sekdes) Uko, Kecamatan Muara Komam, Gazali Rahman mengungkapkan bahwa perangkat bantuan jarang digunakan karena sulit menangkap sinyal.
"Sinyalnya timbul tenggelam saat kita gunakan mengakses internet, sehingga kami memutuskan menggunakan perangkat lain hasil pengadaan desa," ungkap Gazali.
| Usai Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M, Kini Anggaran Mobil Dinas DPRD Kaltim Rp 6,8 M Disorot |
|
|---|
| Pernyataan Rudy Mas’ud, Sekda, Ketua DPRD Kaltim soal Polemik Mobil Dinas Gubernur Rp 8,5 M |
|
|---|
| Hadapi Demo Mahasiswa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Jawab soal Dinasti Politik hingga Gratispol |
|
|---|
| Mobil Dinas Rp 8,5 M Disorot, Gubernur Kaltim: Jangan Saya Disuruh Pakai Kijang, Fakta Merek Kijang |
|
|---|
| Alasan Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M Disorot, Beda Pernyataan Rudy Mas'ud dan Sekda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260210-Paser.jpg)