Selasa, 19 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Program Tanam Jagung di Lahan 1.300 Hektare Berau Dimulai Maret 2026

Program pengembangan jagung seluas 1.300 hektare di Kabupaten Berau dipastikan mulai ditanam pada Maret 2026.

Tayang:
HO/DTPHP BERAU
TANAM JAGUNG - Program pengembangan jagung seluas 1.300 hektare di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan mulai ditanam pada Maret 2026.  Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan anggaran daerah. (HO/DTPHP BERAU) 

Ringkasan Berita:
  • Program pengembangan jagung di Berau dimulai Maret 2026 dengan target produksi sekitar 20 ton sebagai bagian penguatan ketahanan pangan.
  • Di tengah efisiensi APBD, Dinas TPHP Berau memaksimalkan dukungan APBN, termasuk bantuan alsintan dan program Brigade Pangan.
  • Berau mendapat alokasi 425 hektare cetak sawah dan mengembangkan sentra pangan di Tabalar, Biatan, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Program pengembangan jagung seluas 1.300 hektare di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan mulai ditanam pada Maret 2026. 

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Meski efisiensi APBD menjadi tantangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan atau DTPHP Berau tetap mengakselerasi sektor pertanian dengan memaksimalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala DTPHP Berau, Junaidi, mengatakan aspirasi penguatan pertanian, khususnya hortikultura dan tanaman pangan, banyak disampaikan para kepala kampung dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari wilayah pesisir hingga hulu.

Baca juga: DTPHP Berau Mulai Kembangkan Benih Jagung Komposit

“Memang dari sisi anggaran daerah kita mengalami efisiensi cukup besar. Karena itu, fokus kami sekarang adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan mengajukan berbagai program bantuan ke APBN,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (13/2/2026).

Salah satu program strategis yang diusulkan dan telah disetujui pemerintah pusat adalah pengembangan jagung seluas 1.300 hektare pada tahun 2026, dengan target produksi mencapai sekitar 20 ton.

"Program ini merupakan bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional," ucapnya.

Selain jagung, DTPHP Berau juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Kementerian Pertanian.

Baca juga: Dukung Asta Cita, Program Tanam Jagung Polda Kaltim Dongkrak Panen 248 Persen

Bantuan yang diajukan meliputi 10 unit vertical dryer, hand tractor, combine harvester, hingga traktor roda empat dalam program Brigade Pangan.

“Untuk tanaman pangan, bantuan dari APBN justru mengalami peningkatan, termasuk untuk jagung dan padi. Bahkan permintaan dari kelompok tani cukup tinggi,” ungkapnya.

Di sektor cetak sawah, Berau memperoleh alokasi 425 hektare pada 2025, meningkat dari rencana awal 300 hektare.

Tambahan tersebut berasal dari pengalihan kuota daerah lain yang belum mampu merealisasikan program.

Baca juga: Kandungan Gizi dan 5 Manfaat Jagung untuk Kesehatan Tubuh

“Beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan penanaman perdana dari hasil cetak sawah di wilayah Buyung-Buyung,” bebernya.

Sentra pengembangan pangan tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Tabalar, Biatan, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur (Labanan).

Untuk semester pertama 2026, Junaidi berharap realisasi bantuan APBN dapat berjalan sesuai jadwal agar penanaman jagung dimulai tepat waktu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved