Jumat, 8 Mei 2026

Kapal Karam di Kukar

Kapal Dahliya F3 Karam di Kukar, KSOP Samarinda Dalami Penyebab dan Selisih Manifes Penumpang

KSOP Samarinda dalami penyebab kapal Nor Dahliya F3 karam di Mahakam dan selisih data penumpang usai kejadian

Tayang:
HO/POLRES KUTAI KARTANEGARA
PERIKSA MANIFES - Suasana penumpang kapal Nor Dahliya F3 saat kejadian karam di Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kamis (12/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 WITA lalu. Manifest penumpang menjadi fokus KSOP Kelas I Samarinda untuk mendata keseluruhan. (HO/Polres Kukar) 
Ringkasan Berita:
  • KSOP Samarinda akan memeriksa nakhoda, juragan, dan ABK kapal Nor Dahliya F3.
  • Fokus utama memastikan keselamatan penumpang dan validasi data manifes.
  • Penambahan penumpang saat singgah di dermaga menjadi perhatian investigasi.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - KSOP Samarinda selidiki kapal Nor Dahliya F3 karam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, dengan fokus pada pemeriksaan nakhoda dan validasi data manifes penumpang

Insiden kapal tradisional rute Samarinda-Long Bagun tersebut terjadi di perairan Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda menegaskan pihaknya bergerak intensif untuk mendalami penyebab karamnya kapal yang melayani jalur transportasi penting menuju wilayah hulu Sungai Mahakam itu.

Untuk pengambilan keterangan pihak nakhoda, KSOP mengatakan akan meminta keterangan terkait penyebab pasti karamnya kapal tradisional yang melayani rute ke Hulu Sungai Mahakam tersebut.

“Iya kita akan meminta keterangan nakhoda, juragan dan ABK juga. Pekan depan, dalam waktu dekat ya,” ungkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Capt. Ridha Rengreng, Sabtu (14/2/2026) kepada Tribunkaltim.co.

Baca juga: Polisi Temukan Selisih Manifes Kapal Dahliya F3 yang Tenggelam di Kukar, 9 Orang Tak Terdata

Fokus Keselamatan Penumpang

Fokus KSOP sendiri kini, memastikan bahwa para penumpang dan kru kapal selamat dalam kejadian kapal karam ini, sesuai dengan data manifest awal berangkat dari Dermaga Mahakam Ulu, Kota Samarinda.

Termasuk, memastikan data tambahan yang terdapat selisih saat berlayar menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), juga menjadi fokus pihaknya.

“Terpenting kan penyelamatannya itu kan, ada wilker (wilayah kerja) kita di sana itu sebelum Kota Bangun. Dari Samarinda sudah pas di-manifest. Cuman kan, kapal begitu berlayar, singgah-singgah ambil penumpang itu,” tegasnya.

Terkait kapal berlayar dan singgah di beberapa titik dermaga wilayah Kukar, KSOP Samarinda mendapatkan informasi bahwa semua penumpang serta ABK telah dievakuasi dengan keadaan selamat,.

Tambahan penumpang di luar manifest awal menjadi catatan penting bagi KSOP agar juga dimasukkan dalam jumlah keseluruhan, sehingga bisa menyelaraskan data awal dan saat kejadian karam tersebut.

“Jadi pas kejadian, ya pasti sudah tidak masuk di manifest. Dan itu kita pastikan memang begitu. Nah Kan setiap keberangkatan itu di cek manifest-nya. Jadi kalau ada tambahan mesti di data kembali,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved