Selasa, 19 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Diskoperindag Berau Ubah Mekanisme Pasar Murah, Kini Berdasarkan Usulan Kampung dan Kelurahan

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau resmi mengubah pola pelaksanaan pasar murah mulai tahun 2026

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Renata Andini Pengesti
MEKANISME BARU - Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, saat menjelaskan pola baru pelaksanaan pasar murah yang kini berbasis usulan dari pihak kampung dan kelurahan. Strategi ini diharapkan membuat program stabilisasi harga lebih tepat sasaran. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau resmi mengubah pola pelaksanaan pasar murah mulai tahun 2026.

Jika sebelumnya lokasi ditentukan oleh dinas, kini pasar murah hanya akan digelar berdasarkan permohonan resmi dari pihak kampung atau kelurahan.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini bertujuan agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah.

Dengan pola baru ini, pemerintah kampung dan kelurahan memiliki peran lebih besar dalam menentukan kapan wilayah mereka memerlukan intervensi harga pangan.

Baca juga: Jadwal Operasi Pasar Murah di Paser Jelang Ramadan, Harga LPG 3 Kg Hanya Rp22 Ribu

“Kami sudah informasikan ke tingkat kampung, silakan bersurat secara resmi ke dinas apabila memang ada kebutuhan. Kami ingin program ini benar-benar menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat di lapangan,” ujar Eva kepada Tribunkaltim.co, Minggu (15/2/2026).

Menariknya, hingga pertengahan Februari ini, Diskoperindag mengaku belum menerima satu pun surat permintaan dari kampung maupun kelurahan.

Eva menilai hal ini sebagai indikasi awal bahwa daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat Berau saat ini masih cukup stabil.

Meski belum ada permintaan pasar murah, Diskoperindag tetap memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tetap terjaga.

Berdasarkan koordinasi dengan Perum Bulog, stok komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng dipastikan aman untuk beberapa bulan ke depan.

"Kami terus berkoordinasi dengan Bulog. Data menunjukkan stok bahan pangan dalam kondisi aman," imbuhnya.

Selain memantau stok, tim Diskoperindag juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional.

Baca juga: Pasar Murah di Balikpapan dan Paser Jelang Ramadhan 2026, Beras hingga Gas 3 Kg

Sejauh ini, harga kebutuhan pokok dilaporkan masih relatif stabil tanpa adanya lonjakan signifikan.

Kendati demikian, pengawasan akan ditingkatkan saat memasuki momentum hari besar keagamaan.

"Tidak menutup kemungkinan saat awal Ramadan atau menjelang Idulfitri nanti tim akan turun lagi untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak ada spekulasi di pasar," tutup Eva. (*)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved