Berita Berau Terkini
Diskoperindag Berau Ubah Mekanisme Pasar Murah, Kini Berdasarkan Usulan Kampung dan Kelurahan
Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau resmi mengubah pola pelaksanaan pasar murah mulai tahun 2026
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau resmi mengubah pola pelaksanaan pasar murah mulai tahun 2026.
Jika sebelumnya lokasi ditentukan oleh dinas, kini pasar murah hanya akan digelar berdasarkan permohonan resmi dari pihak kampung atau kelurahan.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini bertujuan agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah.
Dengan pola baru ini, pemerintah kampung dan kelurahan memiliki peran lebih besar dalam menentukan kapan wilayah mereka memerlukan intervensi harga pangan.
Baca juga: Jadwal Operasi Pasar Murah di Paser Jelang Ramadan, Harga LPG 3 Kg Hanya Rp22 Ribu
“Kami sudah informasikan ke tingkat kampung, silakan bersurat secara resmi ke dinas apabila memang ada kebutuhan. Kami ingin program ini benar-benar menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat di lapangan,” ujar Eva kepada Tribunkaltim.co, Minggu (15/2/2026).
Menariknya, hingga pertengahan Februari ini, Diskoperindag mengaku belum menerima satu pun surat permintaan dari kampung maupun kelurahan.
Eva menilai hal ini sebagai indikasi awal bahwa daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat Berau saat ini masih cukup stabil.
Meski belum ada permintaan pasar murah, Diskoperindag tetap memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tetap terjaga.
Berdasarkan koordinasi dengan Perum Bulog, stok komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng dipastikan aman untuk beberapa bulan ke depan.
"Kami terus berkoordinasi dengan Bulog. Data menunjukkan stok bahan pangan dalam kondisi aman," imbuhnya.
Selain memantau stok, tim Diskoperindag juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional.
Baca juga: Pasar Murah di Balikpapan dan Paser Jelang Ramadhan 2026, Beras hingga Gas 3 Kg
Sejauh ini, harga kebutuhan pokok dilaporkan masih relatif stabil tanpa adanya lonjakan signifikan.
Kendati demikian, pengawasan akan ditingkatkan saat memasuki momentum hari besar keagamaan.
"Tidak menutup kemungkinan saat awal Ramadan atau menjelang Idulfitri nanti tim akan turun lagi untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak ada spekulasi di pasar," tutup Eva. (*)
| 5 Atlet Judo Berau Perkuat Tim Kaltim di Kapolri Cup 2026, Bupati Sri Juniarsih Beri Apresiasi |
|
|---|
| Launching Koperasi Desa Merah Putih di Berau Masih Simbolis, Perlengkapan Gerai Belum Lengkap |
|
|---|
| Gerakan Pasar Ikan Murah di Berau, 6 Ton Lebih Ludes Diserbu Warga |
|
|---|
| Insentif Tokoh Agama di Berau Rp1,25 Juta per Bulan, Pemkab Perketat Pembaruan Data Penerima |
|
|---|
| Disdik Berau Alihkan Sekolah Filial jadi Swasta, Libatkan Perusahaan demi Dongkrak Mutu Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260215-Kepala-Diskoperindag-Berau-Eva-Yunita.jpg)